Tau Kelen, Kata Bang Ikrimah Hamidy Spanyol Akan Bawa Pulang Piala Dunia 2018

Ribak Sude  RABU, 13 JUNI 2018 , 12:48:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Tau Kelen, Kata Bang Ikrimah Hamidy Spanyol Akan Bawa Pulang Piala Dunia 2018

Ikrimah Hamidy/Net

RMOLSumut. Politisi PKS yang kini duduk sebagai anggota DPRD Sumatera Utara, Ikrimah Hamidy kembali menjagokan tim Spanyol untuk keluar sebagai kampiun di Piala Dunia 2018. Katanya karena Spanyol punya gaya permainan sepak bola yang sangat modern dan juga faktor psikologis. Kok psikologis? nah kata Ikrimah, pemain idolanya memang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Tapi keduanya menurut sosok yang juga penggila bola ini akan sulit memenangkan trophy karena tekanan kepada mereka yang terlalu berat dari publik.
"Faktor utamanya psikologis, yaitu beban yang terlalu tinggi diberikan kepada mereka dan timnya itu akan membuat frustrasi," ujarnya.

Ikrimah mengaku agak susah harus memilih Spanyol untuk dijagokan. Sebab ia juga mengagumi Jerman dan Brazil. Tapi itu tadi, dua negara ini merupakan raksasa sepak bola yang konsistensinya belakangan ini selalu berada pada jajaran tertinggi di dunia. Sehingga, faktor psikologis tadi yang menurutnya akan membuat mereka justru bisa terpuruk.

Lah Spanyol kan punya beban mental juga?. Benar kata Ikrimah, tapi beban mereka tidak akan seberat Jerman dan Brazil yang secara peringkat juga ada pada jajaran paling top. Spanyol justru akan lebih termotivasi dan posisinya adalah untuk "merebut" piala dunia, piala yang beberapa waktu lalu ada pada genggaman mereka.

"Dari sisi kemampuan individual Spanyol dan Brazil diatas rata-rata tim lain. Kolektifitas dan soliditas ada pada Jerman," pungkasnya.

Brazil sendiri punya persoalan yang lebih spesifik kata Ikrimah. Superior dibabak penyisihan, tapi mereka dihadapkan pada persoalan yang rada "individual" yakni pada sosok Neymar.

"Kehadirannya yang terlalu superior dan harus terus pada performa terbaik dan selalu dianggap sebagai penentu justru akan merugikan mereka," pungkasnya.[rgu]


Komentar Pembaca