Jendela Dunia

Otonomi Khusus, Skenario Paling Kredibel Akhiri Ketegangan Sahara Barat

Teguh Santosa  SABTU, 30 JUNI 2018 , 15:00:00 WIB

RMOLSumut. Ketegangan di wilayah Sahara di selatan Maroko atau yang dikenal dengan Sahara Barat dapat diselesaikan dengan proposal otonomi khusus yang disampaikan Maroko pada 2007.

Proposal otonomi khusus yang disampaikan Maroko itu merupakan skenario paling kredibel untuk mengakhiri konflik yang dipicu atas klaim Polisasirio atas wilayah selatan Maroko, secara demokratis.

Begitu kata Koordinator Solidaritas Indonesia untuk Sahara (Soli Sahara) Teguh Santosa dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (30/6).

Teguh, yang pada tahun 2011 dan 2012 pernah diundang sebagai petisioner kasus Sahara Barat untuk berbicara di Komisi Empat PBB di Markas PBB, New York itu kemudian bercerita tentang kunjungannya ke Sahara Barat. Saat itu, Teguh menyempatkan diri berdialog dengan orang-orang Sahrawi yang tinggal di Sahara Barat (Maroko) maupun yang berhasil melarikan diri dari kamp Tindouf di Aljazair yang merupakan markas kelompok Polisario.

Dalam salah satu kunjungan ke Maroko, Teguh berdialog dengan salah seorang pendiri Polisario, Ahmadou Ould Souilem, yang meninggalkan Polisario pada tahun 2010 karena telah begitu melenceng dari cita-cita awal pembentukan Polisario.


Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds