Inilah Dugaan Kecurangan Pilkada Tapanuli Utara Yang Diadukan Ke Bawaslu Sumut

Pilkada Sumut 2018  JUM'AT, 06 JULI 2018 , 15:32:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Inilah Dugaan Kecurangan Pilkada Tapanuli Utara Yang Diadukan Ke Bawaslu Sumut

Foto/Net

RMOLSumut. Pasangan calon bupati dan wakil bupati, Jonius Taripar Hutabarat-Frengky Simanjuntak (JTP-Frends) mengadukan dugaan kecurangan Pilkada Tapanuli Utara ke Bawaslu Sumatera Utara. Dalam laporan yang disampaikan tersebut tim kuasa hukum pasangan JTP-Frends menyebutkan terdapat beberapa dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pasangan calon petahana.

"Kami sudah menyerahkan seluruh barang bukti kecurangan ke Sentra Gakkumdu Bawaslu Sumut," kata Anggota Tim Hukum JTP-FRENDS Hudson Markiano Hutapea, Jumat (6/7).

Ia menjelaskan beberapa indikasi kecurangan yang mereka himpun mulai dari bentuk pembagian beasiswa Rp 300 ribu kepada masing-masing 4.652 murid SD. Kemudian beasiswa sebesar masing-masing Rp 1,3 juta kepada 738 murid SMP di Tapanuli Utara. Selanjutnya, membagikan cinderamata kepada anggota Korpri yang purnabakti sebesar Rp2,5 juta per orang, termasuk yang meninggal dunia.

Yang berikutnya, adalah pembagian uang duka kepada keluarga anggota Korpri yang ditinggal karena meninggal dunia sebesar Rp 1 juta per orang.

"Kegiatan itu dilakukan pada 25 Juni 2018 sehari sebelum pencoblosan. Dana itu diduga dipakai dari APBD Taput. Sehingga ada pelanggaran," ujarnya.


Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds