Pembongkaran Pedagang K5 Di Skycross Binjai Pilih Kasih

Peristiwa  MINGGU, 08 JULI 2018 , 12:59:00 WIB | LAPORAN: PUTRA

Pembongkaran Pedagang K5 Di Skycross Binjai Pilih Kasih

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Sebanyak 34 pedagang yang mendirikan lapak di bawah Gedung Skycross Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, ditertibkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja, kemarin (5/7/2018) Kamis malam. Akibatnya, pedagang tersebut bingung mau menjajakan barang dagangannya karena tidak mempunyai lapak.
Sementara itu, di sebelah lagi yang juga pedagang K5 tidak di bongkar. Akibatnya para padagang K5 yang tempat jualannya di tertibkan merasa kecewa dengan sikap Pemko Binjai, karena terkesan pilih kasih.

Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kota Binjai bersama kalangan Legislatif, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas persoalan tersebut.

‎Menurut salah satu pedagang K5, Ajo Kuniang (60), rencananya para pedagang mau dipindahkan ke lantai 2 Gedung Skycross.

 "Mulanya tanggal 16 Juli mau digusur, tapi kok malah digusur sekarang (5/7). Kami digusur karena Pak Wali susah lewat, makanya begini," kata pedagang yang berjualan kaset ini, Sabtu (7/7).

Ajo Kuniang juga menambahkan, para pedagang yang di tertibkan tersebut enggan direlokasi ke lantai 2 Gedung Skycross. ‎

"Saya mohon agar tetap berjualan disitu. Kami inginnya tetap (tidak direlokasi)," sambungnya.

RDP yang di hadiri pihak Pemko Binjai dan Wakil Rakyat itu‎ dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai  Mahfullah Daulay, dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Binjai HM Sajali, dihadiri Ketua Komisi C Irfan Asriandi.

Sekda menyatakan, Pemko Binjai mengabulkan keinginan pedagang untuk tetap berjualan di bawah Gedung Skycross hingga Senin (16/7/2018) mendatang.

"Bapak dan ibu pedagang sudah menyalahi aturan berjualan. Mesti pindah dari tempat itu," kata bekas Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Binjai ini.

Lebih lanjut di katakan Mahfullah Daulay, para pedagang Pasar Tavip yang berjualan di pinggir jalan karena menjadi korban kebakaran beberapa waktu yang lalu juga dipinndahkan ke Gedung Skycross. Bahkan Sekda berjanji, akan menjamin putaran ekonomi jika pedagang mau di pindahkan di Gedung Skycross.

"Nanti kita usahakan mengejar bagaimana pembeli hadir di tempat para pedagang," ujarnya.

Mahfullah Daulay juga menambahkan, pelaporan tersebut sudah menumpuk hingga 1 tahun lamanya. Bunyi laporan tersebut bahwa pejalan kaki sulit berjalan.

 "‎Tidak mungkin berjualan disitu. Kita cari solusi lain. Tidak bisa memberikan soal garis, dipungsikan sebagai jalan. Gak bisa saya janjikan berlokasi jualan di situ lagi," sambungnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Binjai Corruption Watch, Gito Affandi menyesalkan sikap penegak Perda yang menggusur paksa pedagang.

"Pedagang lain seperti mendapat perlakuan istimewa oleh Pemko Binjai sehingga aman, bahkan bebas merenovasi dan memperluas kios yang dihuninya," katanya.

Gito menuding, Pemko Binjai melindungi pedagang kelas menengah atas sehingga aman dari penggusuran tersebut.

"Faktanya bangunan Skycross yang dibangun untuk menampung pedagang kaki lima dan bangunan skycroos fungsinya sama sama menampung pedangang K5, kenapa pihak Pemko membongkar pilih kasih, kenapa hanya satu di bongkar, tidak dua duanya di bongkar (sebelah kanan dan sebelah kiri).

Lanjut Gito, terjadi pilih kasih untuk pedagang K5, sebab hanya sepihak pemko menertibkan padangang K5, sehingga bangunan gagal di pungsikan.

"Percuma Anggaran habis setidaknya lebih 23 miliar dan itu mubazir," pungkasnya.[rgu]


Komentar Pembaca
SBY Prabowo Tidak Bicara Politik Di RSPAD

SBY Prabowo Tidak Bicara Politik Di RSPAD

RABU, 18 JULI 2018 , 19:00:00

Anies Pastikan Tak Maju Pilpres

Anies Pastikan Tak Maju Pilpres

RABU, 18 JULI 2018 , 15:00:00

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

RABU, 18 JULI 2018 , 13:00:00

Ijeck Mencoblos

Ijeck Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:21:00

Djarot Mencoblos

Djarot Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:29:00

Sihar Sitorus Mencoblos

Sihar Sitorus Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:43:00