Pemprov Sumut Didesak Libatkan Edy-Ijeck Dalam Pembahasan Anggaran

Politik  SENIN, 09 JULI 2018 , 16:04:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK

Pemprov Sumut Didesak Libatkan Edy-Ijeck Dalam Pembahasan Anggaran

Pokja Humas Sumut/Ist

RMOLSumut. Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) disesak untuk segera melibatkan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah dalam proses pembahasan anggaran. Hal ini dipandang amat penting agar pasangan pemimpin pilihan rakyat Sumut itu bisa segera pula merealisasikan visi-misinya.

Pelibatan gubernur dan wakil gubernur terpilih dalam proses pembahasan anggaran kami kira amat penting menjadi perhatian bersama, terutama Pemprovsu yang kini dipimpin seorang penjabat (Pj) gubernur utusasan pusat. Kita tidak ingin Pak Edy dan Pak Ijeck (sapaan akrab Musa Rajekshah) gagal meletakkan pondasi pembangunan Sumut di 100 hari kerja pertamanya lantaran tidak singkronnya dukungan anggaran,” ujar Ketua Pokja Humas Sumut, Supriadi, S.E., M.M., M.Si. di hadapan sejumlah wartawan di Medan, Minggu (8/7).

Khusus untuk menyampaikan desakan tersebut, Pokja Humas Sumut menggelar konferensi pers, yang turut dihadiri Sekretaris Mirza Syahputra, Bendahara Abdul Salim, bahkan Indra Gunawan selaku salah satu pendiri organisasi sosial yang menghimpun kalangan profesional ini. Dengan demikian diharapkan, desakan tersebut bisa sampai kepada pihak berkompeten dalam tempo cepat, serta menjangkau dan menjadi pengetahuan publik.

Supriadi menjelaskan, tahun buku anggaran saat ini sudah memasuki semester II 2018. Dan, sebagaimana lazimnya di pemerintahan, dalam waktu dekat segera disusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PAPBD) 2018, serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019. Dan, sebagaimana diketahui pula, sebagai pemenang Pilkada di Sumut, 27 Juni 2018, Pasangan ERAMAS (Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah) lah yang nantinya akan menjalankan anggaran tersebut.

Kita tidak menginginkan gubernur dan wakil gubernur pilihan rakyat itu nantinya terpaksa menjalankan program kerja maupun anggaran yang disusun orang lain. Artinya, tidak berdasarkan visi maupun misinya sebagai pemimpin yang menjalankan amanah rakyat Sumut,” tukas master ilmu manajemen yang juga peraih gelar Certified Human Resource Analyst (CHRA), berupa gelar non akademik bagi para ahli pengembangan sumber daya manusia (SDM) dari The American Academic Project Management (AAPM) yang berpusat di Amerika Serikat (USA), ini.


Komentar Pembaca
Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds