Petani Binaan Asian Agri Mulai Lakukan Replanting Sawit Di Sumatera Utara

Ekonomi  KAMIS, 26 JULI 2018 , 20:40:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Petani Binaan Asian Agri Mulai Lakukan Replanting Sawit  Di Sumatera Utara

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Petani Swadaya yang tergabung dalam Koperasi Konsumen Anugerah Jaya Mandiri Sejahtera (AJMS) Desa Perlabian Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), membuktikan keseriusan melakukan replanting (peremajaan) kelapa sawit, setelah mendapatkan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), sebesar Rp 25 juta/KK yang diserahkan Presiden Joko Widodo, beberapa waktu yang lalu.
Petani Swadaya binaan Asian Agri tersebut, terbilang sangat beruntung karena menjadi petani yang pertama kali melakukan Peremajaan Sawit Rakyat.  Sekitar 157 hektar dari 79 Kepala Keluarga (KK) untuk perdana menumbangkan pohon kepala sawit yang sudah berusia lebih dari 30 tahun atau sudah tak lagi berproduksi, Kamis (26/7/2018).

Penumbangan pohon tanda dimulainya replanting kepala sawit disaksikan managemen Asian Agri diwakili Head Estate Departement Asian Agri Simon Sihotang, Kadis Perkebunan dan Perikanan Labusel Asni Harahap, Manager Kebun Tanjung Selamat Andi Prasetyo, Humas Asian Agri, Lidya Veronica, Kades Perlabian Irhamsyah Lubis, Muspika Kecamatan Kampung Rakyat beserta masyarakat (petani) Desa Perlabian.

"Syukur, replanting sudah dimulai sejalan dengan komitmen Asian Agri yang peduli dengan petani mitra dan mendukung program PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) pemerintah," kata Head Estate Departement Asian Agri Simon Sihotang.

Menurut Simon Sihotang, inilah bukti keseriusan petani swadaya binaan Asian Agri sebagai "offtaker" dalam merealisasikan program PSR yang dijalankan pemerintah dengan menggunakan dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Asian Agri disini berperan mendampingi petani swadaya dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan kepengelolaan kebun sawit yang berstandar. "Penanaman perdana dengan menggunakan bibit unggul Topaz produksi dari Asian Agri, akan digunakan dengan harapan hasil produksi sawit petani bisa lebih tinggi atau mendekati hasil rata - rata kebun inti sekitar 30 ton tandan buah segar (TBS) per hektare per tahun," ujar Simon.
 
"Asian Agri sangat mengapresiasi dukungan dan bantuan semua pihak khususnya Kepala Desa Perlabian dan Koperasi AJMS yang mendorong petani siap menjalankan PSR," katanya.
 
Untuk PSR di Perlabian binaan PT Indo Sepadan Jaya, Asian Agri sudah menyiapkan bibit Topaz sekitar 23.236 dengan perhitungan satu hektare membutuhkan sekitar 148 pohon.
 
'Land clearing' diperkirakan akan berjalan tiga bulan, sehingga penanaman perdana diharapkan bisa dilakukan sekitar November 2018. "Penanaman kembali untuk 157 hektar diperkirakan memakan waktu dua bulan. Tuntasnya Desember 2018. Berbicara soal menghasilkan buah pasir untuk pertama kali di saat sawit berusia 30 bulan," tambahnya.

Menurut dia, hingga Juni 2018, jumlah petani swadaya binaan Asian Agri mencapai 8.847 petani dengan luasan 32.942 hektare.
 
Jumlah itu tersebar di provinsi, yakni Sumut seluas 13.574 hektare milik 3.207 petani, Riau 8.276 hektare (2.538 petani), Jambi 11.093 hektare (2.742 petani). "Replanting pertama di kelompok petani swadaya di Labuhanbatu Selatan diharapkan menjadi momentum bagi petani lainnya untuk mengikuti PSR. Asian Agri siap menjadi mitra petani," katanya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Konsumen AJMS, Akmad Rizaldi Syah menyebutkan, keberhasilan replanting sawit rakyat itu sangat didorong oleh peran Kepala Desa Perlabian Irhamsyah Lubis.

"Diakui banyak yang berminat lagi ikut PSR. Koperasi sangat terbuka menerima anggota baru yang tentunya harus juga memenuhi persyaratan sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Kepala Desa Perlabian Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Irhamsyah Lubis sangat bahagia dengan terealisasinya program replanting sawit rakyat.

Apalagi, kata dia, replanting tanaman sawit di Perlabian itu merupakan yang pertama atau perdana di Labuhan Batu Selatan. "Petani sangat gembira dan sudah banyak petani lain yang mengaku tertarik untuk ikut program replanting bersama Asian Agri," katanya.

Irham, sapaan akrabnya mengaku, awalnya petani khawatir dengan kehilangan pendapatan saat replanting, tetapi dengan dukungan Asian Agri yang proses PRS di lahan masing-masing, maka kekhawatiran petani berkurang. "Tak hanya itu, sebagai offtaker, Asian Agri juga memberikan pelatihan kepada petani-petani, berupa pembuatan pakan ikan, berternak lele dan kerajinan tangan," ungkapnya.

"Program yang sudah dijajaki sejak akhir 2016 diharapkan dapat menarik masyarakat lainnya khususnya petani untuk bermitra bersama Asian Agri," katanya seraya menyebutkan, di Desa Perlabian ada sekitar 3.000-an hektare lahan sawit yang semuanya sudah berumur tua di kisaran 36 tahun.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Labuhanbatu Selatan, Hj Asni Harahap menyebutkan, program PSR itu awalnya diharapkan bisa terwujud mulai 2017. Namun karena ada beberapa kendala, seperti perlengkapan administrasi di tingkat petani, maka program itu baru terlaksana 2018.

"Dinas Perkebunan dan Peternakan memberi apresiasi kepada Asian Agri yang mendorong terealisasinya PSR di Labuhan Batu Selatan," katanya.

Data dari BPDPKS mengungkapkan, hingga Mei, program PSR sudah di tahap III dengan terakhir dilaksanakan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Mei 2018 seluas 15.000 hektare.

Sebelumnya, tahap pertama dilakukan di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan pada September 2017 dan yang kedua di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut pada November 2017.

BPDPKS mengucurkan dana untuk peremajaan sebesar Rp25 juta per hektare dengan maksimal untuk dua hektare atau Rp50 juta. Dana itu merupakan dana sawit yang dikelola BPDPKS yang dikumpulkan dari ekspor sawit.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menegaskan, pemerintah menaruh harapan besar dalam program PSR untuk meningkatkan kesejahteraan petani.[rgu]


Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Ijeck Mencoblos

Ijeck Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:21:00

Djarot Mencoblos

Djarot Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:29:00

Sihar Sitorus Mencoblos

Sihar Sitorus Mencoblos

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:43:00