Kerajaan Purba Pakpak Dari Simalungun Diusulkan Masuk FSKN

Budaya  RABU, 08 AGUSTUS 2018 , 18:35:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Kerajaan Purba Pakpak Dari Simalungun Diusulkan Masuk FSKN

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Kerajaan dari Istana Purba Pakpak di Kabupaten Simalungun diusulkan masuk menjadi bagian Forum Silaturahmi Keraton Se-Nusantara (FSKN). Usulan ini disampaikan oleh beberapa perwakilan keturunan marga Purba Pakpak dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina FSKN, Letjend TNI (Purn) Nono Sampono di Gedung DPD RI, Jakarta.

Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, keturunan Raja Purba Pakpak seperti Arifin Purba Pakpak, Alison Purba, Marim Purba dan Tonny Saritua Purba Pakpak.

"Dalam pertemuan tersebut kita meminta arahan mengenai syarat agar diregister dalam FSKN," kata Tonny Saritua Purba Pakpak.

Ia menambahkan, dalam pertemuan tersebut mereka mendapat informasi agar mempersiapkan beberapa hal yang akan mendukung proses registrasi  Kerajaan Purba Pakpak dalam FSKN. Hal tersebut yakni bukti aset keberadaan Kerajaan Purba Pakpak baik istana maupun bentuk fisik lain yang akan menjadi bukti adanya kerajaan tersebut. Kemudian cerita sejarah terkait kerajaan tersebut, legalitas adat salah satunya seperti perkumpulan (punguan) sebagai syarat menjadi member termasuk struktur silsilah keturunan dari kerajaan tersebut.

"Artinya kita akan mengupayakan semua syarat itu. Ini akan kita sampaikan kepada pengurus perkumpulan (tuppuan) Purba Pakpak," ujar Tonny.


Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 21:00:00

Perkasa Serahkan Bantuan

Perkasa Serahkan Bantuan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 12:57:00

Menuju Pelantikan

Menuju Pelantikan

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 10:07:00

Dijemput KPK

Dijemput KPK

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 , 13:25:00



The ads will close in 10 Seconds