KPK Diminta Aktif Awasi Mahar Politik Pilpres

Politik  KAMIS, 09 AGUSTUS 2018 , 12:26:00 WIB

KPK Diminta Aktif Awasi Mahar Politik Pilpres

KPK/net

RMOLSumut. Mahar politik menjelang pendaftaran Pemilihan Presiden 2019 sangat mungkin terjadi.

Dugaan ini menguat dengan pernyataan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief yang mengatakan PKS dan PAN telah menerima uang Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno untuk direkomendasikan sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Wasekjen DPP Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Ade Irfan Pulungan berpendapat, alangkah baiknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan Transaksi Keuangan (PPATK) aktif mengawasi mahar politik menjelang pendaftaran capres-cawapres.

"KPK mempunyai kemampuan dan diberikan kewenangan oleh UU untuk menyadap adanya dugaan tindak pidana korupsi," kata Ade Irfan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/8).

Sementara PPATK, diberikan kewenangan untuk menilai transaksi dan rekening siapapun yang patut dicurigai.


Komentar Pembaca
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds