>

Pakar Hukum Pidana USU: Kita Sekarang Dihadapkan Pada Anomali

Hukum  JUM'AT, 24 AGUSTUS 2018 , 13:19:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Pakar Hukum Pidana USU: Kita Sekarang Dihadapkan Pada Anomali

Mahmud Muliadi/RMOLSumut

RMOLSumut. Pakar hukum pidana dari Universitas Sumatera Utara, DR Mahmud Muliadi mengatakan saat ini hukum di Indonesia kerap dihadapkan pada kondisi anomali yang ditandai dengan banyaknya pendapat dan unsur lain yang menjadi ekstra yudisial dalam penegakan hukum. Hal ini disampaikannya saat dimintai tanggapan terkait vonis 1 tahun 6 bulan yang dijatuhkan oleh hakim PN Medan terhadap Meiliana, terpidana kasus penodaan agama yang memicu kerusuhan di Tanjung Balai.

Pun demikian menurut Mahmud, pada proses pengadilan kasus Meiliana putusan hakim harus ditempatkan sebagai sebuah keputusan yang bersifat objektif.

"Saya belum mendapat salinan putusannya jadi saya tidak bisa menilai secara detail. Tapi artinya ketika divonis berarti hakim menyatakan dia bersalah, belum tau saya apa pertimbangannya," ujarnya.

Mahmud menjelaskan, berbagai perdebatan seputar vonis hakim tersebut di masyarakat dapat dikaji kembali lewat proses hukum lanjutan judisial atau banding oleh Meiliana. Sehingga nantinya secara yuridis ada ketetapan yang didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan lain yang akan diterima secara objektif.

"Adanya upaya hukum ini kan kita berharap Meiliana dapat menghadrikan bukti bahwa keputusan hakim itu keliru misalnya. saran saya Meiliana juga menghadirkan saksi ahli bahasa yang diperiksa penyidik dalam kasus ini, jadi supaya ini jadi faktor pertimbangan. Bisa saja ada koreksi," ujarnya


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds