Hanura: Gerakan Mardani Cs Patut Ditolak Masyarakat

Politik  SENIN, 03 SEPTEMBER 2018 , 09:52:00 WIB

Hanura: Gerakan Mardani Cs Patut Ditolak Masyarakat

Foto/Net

RMOLSumut. Penolakan masyarakat terhadap #2019GantiPresiden dinilai sebagai wujud kesadaran masyarakat berkonstitusi yang sangat tinggi. Pum gerakan itu diduga memiliki motivasi lain di luar jalur konstitusi.

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus mengatakan, ada tiga alasan utama mengapa publik memberi reaksi keras menolak #2019GantiPresiden. Pertama, karena gerakan yang diprakarsai oleh Mardani Ali Sera Cs adalah gerakan di luar mekanisme konstitusi, khususnya pasal 8 UUD 1945.

"Kedua, gerakan #2019GantiPresiden tidak didukung dengan alasan objektif dan konstitusional. Karena realitasnya, Presiden Jokowi sendiri tidak berada pada posisi mangkat, berhenti, diberhentikan atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya," paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/9).

Yang ketiga, imbuh dia, kewenangan mengganti Presiden di tangan MPR dan tidak dapat disubstitusikan kepada siapa pun, dan yang menggantikan jadi Presiden adalah Wakil Presiden yaitu Jusuf Kalla.

Ia menegaskan, semua pihak patut mengapresiasi sikap kritis masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban wilayahnya, sikap masyarakat yang dengan kesadaran tinggi dan partisipatoris berperan serta membantu aparat keamanan mencegah terjadinya konflik sosial, karena masyarakat melihat #2019GantiPresiden berpontensi melahirkan konflik horizontal di kalangan masyarakat.


Komentar Pembaca
Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

JUM'AT, 08 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

HSE TSE Pertamina Sungai Gerong Terbakar

HSE TSE Pertamina Sungai Gerong Terbakar

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 09:33:00



The ads will close in 10 Seconds