Naas Kombes Dadang

Catatan Redaksi

Jon Show  RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 09:43:00 WIB

Naas Kombes Dadang

Foto/RMOLSumut

POLISI nyabu kembali menjadi topik paling hangat yang diperbincangkan di Kota Medan atas munculnya video oknum anggota Polri berseragam lengkap sedang menikmati barang haram tersebut. Oknum pertama yang videonya tersebar sekitar tanggal 24 Agustus 2018 lalu adalah Bripka HG yang bertugas di Polsek Helvetia. Kemudian hal yang sama juga beredar dimana Aiptu T terekam sedang menghisap sabu.

Terlepas dari siapa yang merekamnya dan bagaimana video tersebut sampai ke jejaring medsos, namun faktanya oknum-oknum yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba juga ternyata rentan menjadi pengguna.

Sorotan atas beredarnya dua video ini tidak hanya kepada oknum-oknum anggota Polri yang terekam tersebut. Sebagai pimpinan tertinggi di Korps Kepolisian di Medan, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto juga mulai ikut menjadi sasaran kritik. Meski secara pribadi tentu tidak adil menyebut Dadang yang harus dikritik, namun melihat hirarki jabatan maka boleh dikatakan Kombes Dadang mengalami nasib naas.

Anak buah yang berbuat maka pimpinan harus ikut bertanggungjawab. Bahkan Kapolri harus mengevaluasi kinerja Kapolrestabes Medan jika perlu mencopotnya. Begitulah inti dari kritik yang dilayangkan oleh Ketua Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Orwil Sumatera Utara Rizky Emiliya.

Saya kira kritik dari Rizky merupakan gambaran jelas bahwa masyarakat sebenarnya sangat menginginkan Kota Medan bersih dari narkoba. Namun keinginan ini tentu memunculkan kekecewaan besar karena Polri selaku institusi terdepan yang diharapkan memberantasnya justru "belum bersih" dari keterlibatan oknum didalamnya.


Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds