>

Indikator Ekonomi 2018 Lebih Buruk Dibandingkan Jelang Krisis 1997

Ekonomi  KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 11:46:00 WIB

Indikator Ekonomi 2018 Lebih Buruk Dibandingkan Jelang Krisis 1997
RMOLSumut. Krisis ekonomi ancaman nyata bagi Indonesia. Kondisi ekonomi saat ini tidak lebih baik dibandingkan 1997-1998. Bahkan sejumlah indikator utama ekonomi pada kuartal II 2018 lebih buruk ketimbang masa menjelang krisis moneter yang berujung lengsernya Soeharto dari tampuk kekuasaannya.

"Transaksi berjalan (current account), menunjukkan bahwa kondisi tahun 1997 masih lebih baik dari tahun 2018. Pada tahun 1997 tercatat defisit transaksi berjalan sebesar USD -4,89 miliar, atau lebih kecil dari defisit transaksi berjalan tahun 2018 sebesar USD -8 miliar," kata peneliti dari Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra kepada redaksi, Rabu (5/9).

Secara persentase terhadap GDP (Gross Domestic Product), ungkap Gede, defisit transaksi berjalan tahun 1997 sebesar -2,2 persen dari GDP. Lebih kecil dari tahun 2018 yang sebesar -3,04 persen dari GDP.

Indikator berikutnya, neraca perdagangan. Tahun 1997 terjadi surplus sebesar USD 410 juta. Berbanding terbalik dari tahun 2018 yang neraca perdagangan (kumulatif Januari-Juli 2018) mencatat defisit sebesar USD -3,02 miliar.

Rasio cadangan devisa dan inflasi pada tahun 1997 memang lebih buruk dari 2018. Tercatat cadangan devisa tahun 1997 hanya sebesar 2,9 bulan impor, lebih buruk dari cadangan devisa tahun 2018 yang mencapai 6,9 bulan impor.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds