Tak Cukup Advokasi, Aktivis Lingkungan Harus Terlibat Aktif Soal Konservasi

OPINI  SABTU, 08 SEPTEMBER 2018 , 10:38:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Tak Cukup Advokasi, Aktivis Lingkungan Harus Terlibat Aktif Soal Konservasi

Foto/net

RMOLSumut. Kawasan hutan di sekitar Taman Nasional Gunung Leuser terus terancam dengan aktivitas perambahan. Untuk itu, aktivis lingkungan diserukan berperan dalam kegiatan konservasi secara nyata ketimbang sekadar melakukan advokasi yang menyalahkan pemerintah.

Peneliti dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara, Onrizal menyatakan, hasil penelitian yang dilakukan di Aceh dan Sumatera Utara menemui beberapa hal yang belum sejalan dengan semangat konservasi alam. Dia mencontohkan di Rawa Singkil, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan hingga kini masih terus terjadi perambahan hutan.

Bila dibiarkan perambahan ini tetap memberikan dampak negatif bagi masyarakat setempat. Perambahan hutan di Rawa Singkil merusak habitat lebah madu dan mempengaruhi keberadaan ikan.

"Kondisi serupa juga terjadi di Rawa Tripa. Kalau perambahan ini terus dibiarkan, maka masyarakat sendiri yang dirugikan. Karena ibarat membakar lumbung sendiri," kata Onrizal, di Medan, Jumat (7/9).

Di kawasan hutan Bahorok, Kabupaten Langkat justru masalah ditemui pada perilaku pengunjung yang tetap memberikan makanan kepada orangutan. Padahal sejak 2015, ada larangan bagi siapapun memberikan makanan sebagai bentuk program mengembalikan orangutan ke habitat asli. Perilaku pengunjung ini menurutnya menghambat percepatan pemulihan orangutan.


Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds