>

NSHE, USU Dan Pemkab Tapsel Bangun Kolaborasi Jaga Kelestarian Batangtoru

Rumah Kaca  SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 , 08:39:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

NSHE, USU Dan Pemkab Tapsel Bangun Kolaborasi Jaga Kelestarian Batangtoru

Hutan Batangtoru/Net

RMOLSumut. Upaya bersama dalam kolaborasi merawat kelestarian kawasan Batangtoru terus diperkuat. Kolaborasi ini diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MOU) oleh pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Air Batangtoru, PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE), Universitas Sumatera Utara (USU), dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan di Medan, Sumatera Utara, Senin (10/9).

Kesepakatan kerja sama tersebut ditandangani oleh Rektor USU Prof. Dr. Runtung, SH, M.Hum, Direktur NSHE Sarimudin Siregar, dan Bupati Tapanuli Selatan H. Syahrul M. Pasaribu, S.H di Gedung Rektorat USU, Medan. Ketiga pihak akan berkolaborasi erat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan PLTA Batangtoru yang selaras dengan pengelolaan kawasan Batangtoru secara lestari dan berkelanjutan.

"Kita optimistis kolaborasi ini semakin memperkuat upaya bersama meningkatkan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam di kawasan Batangtoru secara lestari dan optimal melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kolaborasi ini juga merupakan bagian dari strategi pembangunan nasional, yang juga meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan dan Sumatera Utara," kata Sarimudin.

Ketiga pihak akan berkolaborasi dalam penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memelihara kelestarian kawasan Batangtoru. Kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memelihara kelestarian keanekaragaman hayati di sekitar PLTA Batangtoru serta meningkatkan perekonomian daerah, khususnya Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kolaborasi USU, NSHE, dan Pemkab Tapsel ini juga merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan yang mengamanatkan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, harus berperan serta merealisasikannya. PLTA Batangtoru pun termasuk Infrastruktur Strategis Ketenagalistrikan Nasional sebagai bagian integral dari Program 35.000 Mega Watt (MW) Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi ke luar Pulau Jawa.

NSHE tengah membangun PLTA Batangtoru berteknologi canggih yang didesain irit lahan dengan hanya memanfaatkan badan sungai seluas 24 Hektare (Ha) dan lahan tambahan di lereng yang sangat curam seluas 66 Ha sebagai kolam harian untuk menampung air. Air kolam harian tersebut akan dicurahkan melalui terowongan bawah tanah menggerakkan turbin yang menghasilkan tenaga listrik sebesar 510 MW.

Dari izin lokasi seluas 6.500 Ha yang diberikan untuk keperluan survey dan studi lapangan, pembangunan PLTA Batangtoru ternyata hanya memerlukan lahan seluas 122 Hektar untuk tapak bangunan dan genangan air. Berdasarkan kajian itu, PLTA Batang Toru membebaskan lahan seluas 650 Hektar dan hanya akan membuka lahan sesuai keperluan fasilitas yang dibutuhkan dengan selalu mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan.

PLTA Batangtoru sangat efisien dalam penggunaan lahan, terutama jika dibandingkan dengan Waduk Jatiluhur di Jawa Barat yang membutuhkan lahan penampung air seluas 8.300 Ha untuk membangkitkan tenaga listrik berkapasitas 158 MW. Meskipun lokasi PLTA Batangtoru berada di Areal Penggunaan Lain (APL), NSHE berkolaborasi dengan USU dan Pemkab Tapsel untuk melestarikan keanekaragaman hayati flora dan fauna, termasuk satwa langka yang dilindungi seperti harimau Sumatera, tapir, beruang, dan orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis), yang merupakan spesies baru orangutan yang diumumkan November 2017.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds