Pemilu Bisa Kacau Bila Masyarakat Mudah Percaya Hoaks

Politik  SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 13:22:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ARIEF TARIGAN

Pemilu Bisa Kacau Bila Masyarakat Mudah Percaya Hoaks

Foto/Net

RMOLSumut. Pemilihan umum (pemilu) tidak akan berjalan sukses bila pemilih mendasarkan pilihannya pada informasi atau berita hoaks.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyampaikan, penting bagi pemilih saat ini adalah saksama memerhatikan dan mengenali pilihanya di pemilu 2019 berdasarkan informasi yang benar.

"Menurut saya tidak legitimate sebuah pemilu, kalau pemilihnya membuat keputusan didasari oleh informasi atau dasar pertimbangan yang tidak bebas atau dari informasi yang tidak jujur," ujarnya Titi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9).

Menurut Titi, legitimasi dari publik penting. Dari sinilah Titi berpendapat informasi hoaks atau palsu justru membuat hasil Pemilu menjadi tidak legitimate dan tidak memunculkan kedaulatan rakyat yang sebenarnya.

"Kedaulatan rakyat itu bisa diwujudkan kalau diri kita bisa bebas memilih. Prinsip bebas memilih tidak akan pernah terwujud kalau pilihan kita dibuat atau didasari pada sebuah informasi bohong," tambahya.


Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds