Pansus DPRD Sumut Pertanyakan Pelepasan "Diam-Diam" 220 Hektar Lahan Eks HGU PTPN II

Politik  SELASA, 09 OKTOBER 2018 , 13:58:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Pansus DPRD Sumut Pertanyakan Pelepasan

Foto/Net

RMOLSumut. Panitia Khusus (Pansus) Eks HGU PTPN II DPRD Sumatera Utara batal bertemu Gubernur Sumatera Utara, Selasa (9/10). Meski sudah dijadwalkan sebelumnya, namun kehadiran rombongan pansus yang diketuai oleh Fernando Simanjuntak ini terpaksa ditunda karena gubernur sedang sibuk.

"Kami sudah berusaha bertemu namun sepertinya pak Gubernur ada kegiatan yang tidak bisa dilewatkan," katanya kepada RMOLSumut.com, sesaat lalu.

Politisi Golkar yang juga Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara ini menjelaskan, salah satu persoalan yang ingin mereka pertanyakaan yakni adanya informasi yang menyebut gubernur sebelumnya Tengku Erry Nuradi sudah mengajukan pelepasan lahan eks HGU PTPN II seluas 220 hektar. Namun permohonan tersebut informasinya kembali dibatalkan oleh Gubernur Sumatera Utara yang baru Edy Rahmayadi.

"Itulah yang mau kita pertanyakan. Karena pelepasan itu juga tidak ada surat tembusannya ke DPRD Sumut," ujarnya.

Sesuai aturan menurut Fernando, pemerintah pusat telah menugaskan Gubernur Sumatera Utara untuk membuat daftar nominatif lahan untuk diajukan pelepasan. Hal ini disertai dengan pemetaan-pemetaan terkait peruntukan dari lahan tersebut. Artinya seluruh pihak yang mendapatkan lahan tersebut harus memiliki alasan yang kuat terkait hak untuk menjadi penerima.


Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Perkasa Serahkan Bantuan

Perkasa Serahkan Bantuan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 , 12:57:00

Menuju Pelantikan

Menuju Pelantikan

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 10:07:00

Dijemput KPK

Dijemput KPK

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 , 13:25:00



The ads will close in 10 Seconds