Pertemuan IMF-Bank Dunia Di Bali Berlumur Kepentingan Industri Tambang

Ekonomi  MINGGU, 14 OKTOBER 2018 , 09:50:00 WIB

Pertemuan IMF-Bank Dunia Di Bali Berlumur Kepentingan Industri Tambang

Foto/Net

RMOLSumut. Pertemuan tahunan International Monetery Fund (IMF)-World Bank di Bali diyakini tidak akan mengatasi krisis yang terjadi di Indonesia. Malah, pertemuan ini menjadi ajang invenstasi lahan dalam skala besar, yang akan menggusur masyarakat dan berlanjutnya masalah-masalah lingkungan.

Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Merah Johansyah menegaskan, pertemuan IMF-World Bank yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, sejak 8 hingga 14 Oktober 2018 tidak ada urusannya dengan persoalan krisis dan masalah yang sedang dihadapi rakyat juga lingkungan di Indonesia.

"Pertemuan ini justru menjadi pintu masuk bagi investasi berbasis lahan skala besar, di mana rakyat dan lingkungan akan terus menjadi korban," kritik Merah dalam keterangannya di Jakarta.

Lihat saja, ulas dia, rangkuman signing ceremony yang dilakukan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam acara Indonesia Investement Forum 2018 yang diselenggarakan bersamaan dengan Pertemuan IMF-World Bank Group 2018 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10) lalu.

Salah satu kesepakatan yang dihasilkan dalam forum ini adalah ditandatanganinya investasi dan utang baru 13,2 miliar dolar AS atau 200 triliun rupiah bagi 14 BUMN.


Komentar Pembaca
#PolitisiOnTheRoad: Menggugat Surya Paloh Karena Sayang
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds