>

Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Terus Dipacu

Ekonomi  MINGGU, 14 OKTOBER 2018 , 22:24:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Terus Dipacu

Ilustrasi/Net

RMOLSumut. Pemerintah Indonesia terus memacu pemanfaatan eneri baru terbarukan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) Ruandha Agung Sugardiman terkait laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim (IPCC) yang merekomendasikan perlunya pemangkasan terhadap efek emisi gas rumah kaca (GRK) secara global.

"Tindak lanjut laporan IPCC terhadap kebijakan pengendalian perubahan iklim di tanah air memang menunggu keputusan yang akan diambil oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC). Tapi tentu saja kami tetap memperhatikan laporan IPCC," katanya, Minggu (14/10).

Mengacu laporan terbaru IPCC yang dirilis di Incheon, Korea Selatan, 8 Oktober 2018, pemanasan global diperkirakan akan melampaui 1,5 derajat celcius antara tahun 2030 dan 2052 dibandingkan dengan masa pra revolusi industri. Untuk mencegah kenaikan suhu bumi lebih dari 1,5 derajat celcius, IPCC mendorong peralihan sumber energi global pada energi baru terbarukan (EBT).

Ruandha mengatakan, penggunaan energi dan pembangkit listrik terbarukan memang berdampak secara langsung pada penurunan emisi GRK. Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK sebanyak 29% dengan upaya sendiri atau 41% dengan dukungan Internasional.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kontribusi energi terbarukan untuk bauran energi pembangkitan listrik pada tahun 2017 lalu sebesar 12,52%. Dalam rencana umum penyediaan tenaga listrik (RUPTL) 2018-2027, kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi pembangkitan tenaga listrik ditarget naik mencapai 23% pada tahun 2025.


Komentar Pembaca
Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Youth Enterpreneur Summit 2019

Youth Enterpreneur Summit 2019

SENIN, 08 APRIL 2019 , 11:26:00



The ads will close in 10 Seconds