9 Gereja Teken MoU Jadi Gereja Layak Anak Di Sumatera Utara

Sosial  RABU, 24 OKTOBER 2018 , 10:48:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

9 Gereja Teken MoU Jadi Gereja Layak Anak Di Sumatera Utara

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Sembilan Gereja di Sumatera Utara nyatakan komitmennya untuk memperkuat gerakan pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui penerapan Gereja Layak Anak (GRA). Komitmen tersebut ditantangani Gembala Sidang dari sembilan Gereja dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Moria, Deli Tua, Selasa, (23/10).

Menurut Libe Suryapusoro, dari Yayasan Bantuan Kemanusiaan Indonesia (YBKI), yang memfasilitasi kegiatan tersebut, penandatanganan MoU antara sembilan gereja dengan Yayasan PKPA merupakan rangkaian dari berbagai kegiatan pengembangan sumber daya manusia yang telah mereka lakukan sejak Jui lalu di Medan dan Deli Serdang.

"MoU ini merupakan bagian dari pernyataan dan kesediaan Gembala Sidang (Pendeta) untuk semakin memperluas pelayanan gereja dalam perlindungan anak, termasuk penanganan anak yang berhadapan dengan hukum," ujarnya.

Menurut Libe, program GRA juga dimaksudkan agar gereja berkontribusi langsung dalam pencapaian program pemerintah yaitu Indonesia Layak Anak (IDOLA) tahun 2030.

"Lebih spesifik Gereja memahami tugasnya bukan hanya dari aspek spritual tapi secara holitisk Gereja harus menolong jemaat dan masyarakat dimana gereja tersebut berada," ujarnya didampingi Pdt. Anton Butar-Butar dari GPdI Moria Deli Tua.


Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds