>

Perusahaan Tambang Jangan Berlindung Dibalik Ekslusifisme Sebagai Objek Vital

Rumah Kaca  JUM'AT, 26 OKTOBER 2018 , 14:17:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Perusahaan Tambang Jangan Berlindung Dibalik Ekslusifisme Sebagai Objek Vital

Foto/Net

RMOLSumut. Status perusahaan pertambangan yang selalu menjadi objek vital harus dibarengi dengan pengawasan yang sangat ekstra terkait kepatuhan mereka dalam menaati seluruh peraturan yang ada. Hal ini disampaikan Anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan menanggapi berbagai isu kerusakan lingkungan akibat aktifitas pertambangan di Sumatera Utara.

Sutrisno mengatakan, aktifitas pertambangan yang selalu dilakukan dengan teknik penggalian pada areal yang selalu berdekatan dengan hutan menciptakan kerawanan sendiri.

"Bahan-bahan tambang itu memang sebagian besar adanya di hutan. Itu yang menjadi kenyataan saat ini, sehingga ada eksplorasi disana," katanya, Jumat (26/10).

Karena keberadaannya yang hampir selalu berada dikawasan hutan, maka pengawasan mulai dari proses pemberian perizinan hingga pada pengawasan ketika perusahaan pertambangan telah beroperasi harus dilakukan dengan sangat ekstra. Pengawasan-pengawasan ini menurutnya tidak hanya pada kerusakan lingkungan akibat proses eksploitasi kawasan, namun juga berkaitan dengan pencemaran lingkungan akibat limbah dari proses penambangan yang berlangsung.

Ia mencontohkan penggunaan bahan kimia seperti Mercuri dan Sianida para perusahaan-perusahaan tambang emas di Tapanuli Selatan. Bahan kimia mematikan ini menurutnya menjadi hal yang sangat berbahaya jika pembuangannya dilakukan ke badan sungai Batang Toru yang ada disana. Meskipun ambang batas baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah maupun badan dunia seperti WHO menurutnya belum menunjukkan indikasi pencemaran, namun hal ini menurutnya harus terus diawasi.


Komentar Pembaca
Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Youth Enterpreneur Summit 2019

Youth Enterpreneur Summit 2019

SENIN, 08 APRIL 2019 , 11:26:00



The ads will close in 10 Seconds