Punya Daya Rusak Sangat Akut, Audit Perusahaan Tambang Harus Diperketat

Rumah Kaca  SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 15:12:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Punya Daya Rusak Sangat Akut, Audit Perusahaan Tambang Harus Diperketat

Foto/Net

RMOLSumut. Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) menyatakan audit atau pemeriksaan terhadap seluruh perusahaan pertambangan harus dilakukan secara mendetail. Tidak cukup hanya diserahkan kepada pihak Kementerian ESDM selaku pihak yang memberikan izin, namun sebaiknya pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga harus dilibatkan.

"Kita tidak percaya kalau pengawasannya hanya diserahkan ke ESDM saja. Apalagi ini tahun politik, yang kita dorong KPK ikut dalam melakukan audit soal pajaknya dan sebagainya," kata Koordinator Jatam, Merah Johansyah, Senin (29/10).

Merah Johansyah menjelaskan, audit yang dilakukan kepada perusahaan-perusahaan tambang tidak hanya soal pajak atau retribusi yang menjadi kewajiban mereka kepada pemerintah. Namun audit juga perlu dilakukan lebih mendetail terhadap perizinan-perizinan yang mereka miliki termasuk kawasan operasional mereka. Hal ini menjadi salah satu poin penting mengingat kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh tambang menurutnya sangat luas.

"Dimensi daya rusak pertambangan ini terhadap lingkungan sangat akut," ujarnya.

Johansyah menyampaikan data yang ada pada mereka saat ini terdapat sekitar 9.710 izin tambang yang dikeluarkan oleh pemerintah secara nasional. Izin ini jika dikalkulasikan, maka sudah mengkapling 34 persen dari total luas daratan yang ada di Indonesia. Ironisnya menurut Johansyah, sebagian besar lokasi pertambangan ini terletak pada kawasan yang bernilai ekologi tinggi. Ia mencontohkan di Sumatera Utara, perusahaan tambang yang ada seperti Dairi Prima Mineral, Agincourt Resources maupun Sorik Mas Mining, seluruhnya merupakan kawasan yang sangat berdekatan dengan kawasan hutan bernilai ekologi tinggi.


Komentar Pembaca
#PolitisiOnTheRoad: Menggugat Surya Paloh Karena Sayang
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds