Kekosongan Dirjen Perhubungan Udara Punya Dampak Pada Jatuhnya Lion Air

Peristiwa  SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 12:06:00 WIB

Kekosongan Dirjen Perhubungan Udara Punya Dampak Pada Jatuhnya Lion Air
RMOLSumut. Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) yang belum ada penggantinya sejak 1 Agustus 2018 lalu sedikitnya berpengaruh atas kejadian jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP pada Senin (29/10) lalu.

Hal itu diutarakan oleh pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio dalam diskusi "Potret Dunia Penerbangan Indonesia" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11).

"Karena Dirjen Perhubungan Udara hanya pelaksana tugas dari 1 Agustus 2018, ini bukti belum ada keseriusan dari pemerintah. Hal-hal semacam ini ada pengaruhnya akibat kekosongan di dalam pelaksanaan undang-undang," kata Agus.

Sambung dia, Plt Dirjen Hubud, Pramintohadi Sukarno yang juga merangkap sebagai sekretaris di Ditjen Hubla dianggap sulit menjalankan tugas ini berbarengan sekaligus.

"Karena dia men-dobel suatu pekerjaan dan itu bukan suatu yang mudah. Karena saat ini juga sekretaris," imbuhnya.


Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds