Indonesia Butuh Tipe Pemimpin Pengayom, Bukan Militeristik

Politik  MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 14:22:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Indonesia Butuh Tipe Pemimpin Pengayom, Bukan Militeristik

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Kondisi politik nasional membutuh kepemimpinan demokratis yang melayani dari pada pola kepemimpinan yang lain seperti milteristik. Tipikal kepemimpinan yang diharapkan bangsa ini diantaranya pemimpin yang punya kemampuan untuk mendengar, jujur, punya semangat tinggi, merangkul, rendah hati dan berintegritas.

Ciri kepemimpinan itu penting untuk menggerakkan elemen bangsa menyelesaikan secara bersama sama Kompleksitas masalah sosial, politik, ekonomi Indonesia. Hal ini disampaikan Ahmad Riduan Hasibuan saat mengisi ceramah dalam Upgrading dan Raker Bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN SU dan Senat Mahasiswa UIN SU di Asrama Haji Medan, Sabtu ( 03/11)

"Kita butuh kepemimpinan melayani, jujur dan berintegritas, karena diharapkan bisa menggerakan elemen bangsa. Sekali lagi menggerakkan bukan memerintahkan. Kalau memerintahkan itu militeristik," jelas Mantan Presiden Mahasiswa IAIN SUMUT 2012-2013 ini.

"Gaya militeristik sekarang ini tidak cocok di pakai dalam kepemimpinan nasional kita, intruksinya bisa tidak jalan kepada rakyat, karena rakyat kita butuh sentuhan yang lembut, bukan kepalan tangan atau telunjuk komando," tegasnya.

Mantan Bendahara Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam ini juga berpesan agar aktivis mahasiswa termasuk BEM dan SENAT untuk tidak berhenti memberikan kritik konstruktif bagi pemerintah. Negara sedang butuh kritik konstruktif aktivis mahasiswa dan meminta mahasiswa tidak diam.  

"Mahasiswa termasuk BEM dan Senat harus memberikan kritik bagi pemerintah, tapi harus konstruktif, kalau asal kritik itu akumulasinya jadi nyinyir. Masak mahasiswa nyinyir," tutupnya

Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds