Buruh: Ada Mafia Pengupahan Di Sumut

Peristiwa  SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 14:10:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Buruh: Ada Mafia Pengupahan Di Sumut

Foto/RMOLSumut

Rendahnya angka upah minimum provinsi (UMP) 2019 yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) disinyalir akibat adanya permainan mafia pengupayah. Hal ini disampaikan Koordinator Federasi Serikat Pekerja Industri (FSPI), Amin Basri disela aksi unjuk rasa buruh di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (6/11).

"Kami menduga ada upaya kartel terkait besaran UMP. Ada dugaan mafia dalam pengupahan ini," ujarnya.

Menurut Amin, dugaan ini muncul mengingat dari hasil survey pasar yang mereka lakukan, angka UMP di Sumatera Utara sebenarnya mendekati angka Rp 2,9 juta. Hal ini dihasilkan berdasarkan kajian mereka atas berbagai kriteria yang masuk dalam kategori Kualitas Hidup Layak (KHL) yang menjadi elemen penting dalam menentukan besaran upah.

"Ini bukan sekedar angka. Kami punya data perbandingan berdasarkan survey pasar," ungkapnya.

Dalam hal ini mereka mendesak agar Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menggunakan hak diskresinya untuk merevisi besaran UMP 2019 yang ditetapkan. Sebab, besaran UMP tersebut menurut mereka belum menunjukkan adanya dukungan terhadap visi misi Edy Rahmayadi untuk menjadikan Sumut bermartabat.


Komentar Pembaca
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00

Turun Jumpai Buruh

Turun Jumpai Buruh

RABU, 28 AGUSTUS 2019 , 09:31:00

Bobby Nasution-Bobby Zulkarnain

Bobby Nasution-Bobby Zulkarnain

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 19:47:00