Gagal Dapatkan Sabu, Komplotan Pecandu Mengamuk Tewaskan Warga Di Medan

Kriminal  RABU, 07 NOVEMBER 2018 , 09:07:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Gagal Dapatkan Sabu, Komplotan Pecandu Mengamuk Tewaskan Warga Di Medan

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Pilihan yang ditempuh Qamal Reza alias Dedek untuk meninggalkan bisnis narkoba berakhir dengan kisah memilukan bagi warga di Jalan Luku V, Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor. Salah seorang warga bernama Suparno meregang nyawa dalam peristiwa pengeroyokan yang diketahui merupakan buntut dari kegagalan para pelaku mendapatkan sabu.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Sabtu (3/11) lalu. Saat itu, dua orang dari kelompok penyerang berinisial NP alias Bay (37) dan EFT alias Econ (31) mendatangi kediaman Dedek untuk membeli sabu. Kepada keduanya Dedek menjelaskan bahwa ia tidak lagi melakukan bisnis haram tersebut. Penjelasan ini ternyata membuat kedua pecandu tersebut kecewa dan emosi. Mereka melempar rumah Dedek sembari memaki dan meninggalkan lokasi. Dedek sendiri terpancing karena diperlakukan begitu, spontan ia mengejar keduanya namun tidak berhasil bertemu.

"Tidak berapa lama ternyata kedua pelaku bersama beberapa orang temannya mendatangi Dedek lagi sembari membawa senjata tajam dan benda tumpul. Dalam kondisi terluka Dedek melarikan diri. Tak puas, komplotan ini kemudian melakukan penyerangan membabi buta terhadap warga yang berkumpul disana," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha, Selasa (6/11).

Aksi brutal ini membuat seorang warga bernama Suparno meninggal dunia dan beberapa warga lainnya terluka terkena sabetan benda tajam. Polisi yang mendapatkan informasi ini langsung melakukan penangkapan terhadap Bay dan Econ. Dari pengembangan tiga orang pelaku lainnya berhasil ditangkap yakni Nov (35), Ben (30) dan RM (37).

"Para tersangka juga terbukti positif mengkonsumsi narkoba. Mereka terancam dijerat dengan pasal 170 ayat 2 Juncto Pasal 353 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," demikian Kombes Dadang Hartanto.[rgu]

Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds