>

YEL Desak PLTA Tampur Dihentikan

Rumah Kaca  JUM'AT, 09 NOVEMBER 2018 , 14:12:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

YEL Desak PLTA Tampur Dihentikan

Foto/Net

Riswan juga menyoroti rencana pembangunan bendungan yang setinggi 193 meter berpotensi untuk jebol. Jika konstruksinya bermasalah, maka akan membawa bencana bagi masyarakat yang berada di hilir. Bahkan bisa menelan banyak korban jiwa.

"Maka itu YEL dengan tegas menolak proyek ini. Masalah yang akan timbul, tidak sebanding dengan potensi ekonomi yang diharapkan dari proyek ini. Lagi pula jika untuk kebutuhan listrik, sekarang sudah interkoneksi. Listrik untuk Aceh bisa dipasok dari Sumatera Selatan, atau daerah lainnya," kata Riswan.

Riswan juga menyoroti polemik serangkaian izin yang melingkupi proyek PLTA yang diproyeksikan menghasilkan listrik sebesar 443 MW itu. Mulai dari Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dan izin-izin lainnya melekat pada proyek di dalam kawasan lindung.

Dengan semua masalah ini, maka YEL menyarankan, agar proyek ini dihentikan saja. Atau pilih lokasi lain. Sebenarnya ada beberapa lokasi lain yang juga potensial, namun dengan dampak yang lebih minim, baik dari sisi lingkungan, teknologi dan juga efek sosial yang diterima masyarakat.

Sulit rehabilitasi



Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Prabowo Tenangkan Pendukung: Kekerasan Jangan Dibalas Kekerasan
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Youth Enterpreneur Summit 2019

Youth Enterpreneur Summit 2019

SENIN, 08 APRIL 2019 , 11:26:00

PWI Sumut Apresiasi Asian Agri

PWI Sumut Apresiasi Asian Agri

KAMIS, 09 MEI 2019 , 18:24:00



The ads will close in 10 Seconds