Pertambangan di Sumut Ciptakan Kerusakan Lingkungan

Rumah Kaca  JUM'AT, 09 NOVEMBER 2018 , 14:31:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Pertambangan di Sumut Ciptakan Kerusakan Lingkungan

Foto/Net

RMOLSumut. Aktivitas pertambangan di Sumatera Utara (Sumut)  ditengarai menciptakan dampak pencemaran lingkungan. Yayasan Leuser Lestari (YLL) mendesak pemerintah melakukan pengkajian ulang dan pengawasan terhadap operasional perusahaan pertambangan di daerah ini.

"Sekarang kita lihat, pertambangan di Indonesia maupun di Sumut menyalah. Pengawasan itu, tidak dilakukan," kata Direktur YLL Dony Saputra kepada wartawan di Medan, Kamis (8/11).

‎Dony menjelaskan sejarah keberadaan tambang, yang diduga melakukan perusakan lingkungan berawal dari tahun 1960-an. Saat terjadi keterpurukan ekonomi di Indonesia membuat pemerintah mengizinkan asing untuk melakukan penambangan dan perkebunan di Tanah Air, termasuk di Sumut.

"Kebijakan tersebut, tidak disertai dengan pengawasan yang baik dalam segala aspek, baik itu pengawasan izin hingga pengawasan dampak lingkungan sendiri," katanya.

Dony menyebut, dalam catatan mereka di Sumut sendiri perusahaan pertambangan yang beroperasi seperti perusahaan tambang emas di Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan. Yang dinilai sangat tidak memikirkan dampak lingkungan bagi kelangsungan lingkungan yang sehat bagi masyarakat sekitar.


Komentar Pembaca
Politisi PDIP: Tim Kami Over Acting!

Politisi PDIP: Tim Kami Over Acting!

SELASA, 18 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 , 17:00:00

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

Papan Bunga 'Pembunuhan Janda'

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 14:29:00

Bercanda Bareng Warga

Bercanda Bareng Warga

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 08:56:00

Salat Ghaib

Salat Ghaib

JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 17:44:00



The ads will close in 10 Seconds