Bupati Ditangkap KPK, Pelayanan Publik Di Pakpak Bharat Tetap Normal

Peristiwa  RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:51:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Bupati Ditangkap KPK, Pelayanan Publik Di Pakpak Bharat Tetap Normal

Kantor Bupati Pakpak Bharat/Net

RMOLSumut. Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Sahat Banurea memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal meski bupati mereka Remigo Yolanda Berutu sedang berurusan dengan KPK. Tugas harian kepala daerah menurutnya saat ini dijabat langsung olehnya.
"Sebenarnya mulai Senin (19/11) kemarin kita (Pemkab Pakpak Bharat) sudah mulai aktif bertugas. Kami sudah melaksanakan tugas seperti biasa sejak hari Senin, dan selanjutnya akan terus seperti itu. Kami akan tetap pertahanankan disiplin, sehingga tugas-tugas kami dapat filaksanakan dengan baik," katanya, Rabu (21/11).

Sahat menyampaikan, ia sudah menerima radiogram dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terkait tugas sehari-hari sebagai kepala daerah. Namun untuk tugas-tugas yang bersifat teknis, ia mengaku akan tetap berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Utara.

"Kita menunggu arahan dari bapak gubernur atau pemerintah provinsi, apa yang harus kita laksanakan terkait hal itu," ujarnya.

Diketahui Remigo Yolanda Berutu ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Minggu (18/11) lalu. Ia diduga menerima suap untuk sejumlah proyek dari PUPR Kabupaten Pakpak Bharat. Suap ini bahkan dikaitkan dengan dana yang disebut untuk mengamankan kasus istrinya yang sedang ditangani oleh Polda Sumut, namun hal ini sudah diklarifikasi oleh pihak Polda Sumut.[rgu]

Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

JUM'AT, 08 FEBRUARI 2019 , 18:45:00



The ads will close in 10 Seconds