Bunuh Diri Massal Pers Indonesia

Hersu Corner  SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 13:36:00 WIB | OLEH: HERSUBENO ARIEF

Bunuh Diri Massal Pers Indonesia
Setelah itu, agar paket penggorengan isu” menjadi lengkap, ada kelompok-kelompok masyarakat yang disiapkan untuk melakukan unjukrasa. Aksi mereka diliput secara besar-besaran dengan target memicu aksi serupa di tempat lain.

Setelah itu sang tokoh yang menjadi sararan penggorengan dipaksa meminta maaf. Ajaibnya setelah meminta maaf, isu ini kembali digoreng untuk menunjukkan bahwa tokoh ini tidak layak karena sering membuat kesalahan dan meminta maaf. Sikap luhur bersedia minta maaf, terlepas salah atau tidak, diplintir lagi untuk mendiskreditkan sebagai kelemahan sikap.

Salah Atau Sengaja Salah Mengutip?

Laman tirto.id edisi Sabtu (24/11) membuat liputan menarik seputar ‘kegilaan” media. Parahnya kesalahan itu juga terjadi tidak hanya pada media lokal, namun juga sejumlah media asing. Dalam sebuah artikel berjudul : Pangkal Ucapan Prabowo Soal Kedubes Australia yang Keliru di Media,” diungkapkan betapa media keliru (sengaja?) mengutip pernyataan Prabowo.

Laman BBC Indonesia pada 22 November 2018 menurunkan laporan berjudul: "Prabowo: Pemindahan kedutaan Australia ke Yerussalem bukan masalah untuk Indonesia". Republika Online juga menurunkan laporan yang berjudul "Prabowo: Pemindahan Kedutaan Australia Bukan Masalah Bagi RI" pada Kamis 22 November 2018 pukul 22:19 WIB. Laman berita Viva News juga menurunkan artikel dengan judul hampir senada: "Prabowo Tak Masalah Kedutaan Australia Pindah ke Yerusalem" pada Jumat 23 November 2018 pukul 04:15 WIB.


Komentar Pembaca
Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

JUM'AT, 08 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

HSE TSE Pertamina Sungai Gerong Terbakar

HSE TSE Pertamina Sungai Gerong Terbakar

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 09:33:00



The ads will close in 10 Seconds