KPK Baru Sebatas Mengeluh Soal Dugaan Korupsi Di Sektor Pertambangan

Hukum  JUM'AT, 07 DESEMBER 2018 , 11:39:00 WIB

KPK Baru Sebatas Mengeluh Soal Dugaan Korupsi Di Sektor Pertambangan

KPK/Net

RMOLSumut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali mengeluhkan hal serupa. Hingga peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2018, KPK belum bisa menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan ilegal dan perkebunan ilegal. Padahal datanya sudah dipegang sejak lama.

Kedigdayaan KPK tampaknya hilang, manakala menghadapi dunia pertambangan ilegal dan perkebunan ilegal. Sangat berbeda ketika KPK menghadapi tikus-tikus penggerogot uang negara melalui proyek-proyek di APBD atau APBN.

Melalui investigasi, termasuk "curi dengar", KPK sukses menuntaskan dengan cara operasi tangkap tangan (OTT). Senjata yang ampuh untuk menangkap pejabat negara dan pengusaha. Mengapa hal demikian tak terjadi di sektor pertambangan ilegal dan perkebunan ilegal? Padahal dugaan jumlah kerugian negara bisa berlipat kali, bila dibandingkan dengan jumlah kerugian negara hasil OTT bupati atau gubernur.

Bukan sulap, bukan sihir. Aneh bin ajaib. Setidaknya tercatat, sudah dua kali KPK mengungkapkan hal serupa. Belum ada kemajuan apa-apa. Jadi hanya semacam keluhan. Belum mampu "menaklukan" kejahatan yang menggerus isi perut bumi. Padahal lokasi tambang dan perkebunannya tak akan berpindah. Seperti diakui sendiri oleh komisi anti rasuah, sudah teridentifikasi, baik dari sisi jumlah ataupun jenis pelanggaran.

Pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2018, KPK menduga ada 5.000 dari 10.000 izin tambang yang tidak clean and clear. Bahkan juga ada perkebunan ilegal. Dan dibiarkan terus beroperasi. Padahal perizinannya bermasalah.


Komentar Pembaca
Trauma Healing Garudafood Untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Pantau Persiapan Natal Nasional

Pantau Persiapan Natal Nasional

RABU, 26 DESEMBER 2018 , 10:31:00

Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00



The ads will close in 10 Seconds