>

Pertambangan Ramah Lingkungan?

Rumah Kaca  RABU, 12 DESEMBER 2018 , 09:30:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Pertambangan Ramah Lingkungan?

Foto/Net

SEJAK tahun 2008, pertambangan di daerah Konawe Utara mulai memasuki tempat-tempat tertentu, khususnya di wilayah Lasolo, desa Morombo.

Safruddin alias Cingpolo adalah salah satu warga desa Morombo. Ia mengungkapkan bahwa sejak tahun 2010, mereka harus kehilangan mata pencaharian mereka akibat adanya pertambangan yang beroperasi sampai mencemari seluruh biota laut, hingga di daerah pemukiman mereka (Kendari Pos, 17/11).

Walhasil, mereka pun harus berlapang dada atas situasi tersebut. Meski telah menerima uang kompensasi dari perusahaan, namun mereka menganggapnya tidak sepadan dengan penghasilan yang mereka dapatkan sebelum masuknya pertambangan tersebut.

Kasus yang dialami Safrudin merupakan salah satu dari sekian banyaknya warga yang mengeluh akan kondisi yang terjadi pasca izin pertambangan.

Selain mata pencaharian yang hilang, aktivitas pertambangan sudah pasti menimbulkan dampak buruk dalam jangka panjang. Pasalnya, jika air laut sudah tercemari maka kemungkinan besar ekosistem laut akan ikut terkontaminasi. Sehingga, kerugian yang dialami masyarakat akan sangat besar.


Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds