Gubernur Papua Minta Pasukan TNI-Polri Ditarik Dari Nduga

Peristiwa  JUM'AT, 21 DESEMBER 2018 , 10:35:00 WIB

Gubernur Papua Minta Pasukan TNI-Polri Ditarik Dari Nduga

Lukas Enembe/Net

RMOLSumut. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk menarik pasukan TNI dan Polri di Kabupaten Nduga menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe, Kamis (20/12).

"Saya sebagai gubernur Papua meminta kepada Presiden Jokowi untuk menarik semua pasukan yang ada di Nduga, karena masyarakat mau merayakan Natal," ujar Lukas.

Pasukan TNI dan Polri dikonsentrasikan di Nduga karena operasi pengejar terhadap kelompok kriminal sipil bersenjata. Sebelumnya, kelompok melakukan aksi pembunuhan terhadap sejumlah pegawai PT Istaka Karya.

Lukas melanjutkan, pimpinan dan anggota DPRP, MRP, tokoh gereja, adat, aktivis HAM, Pemkab dan masyarakat Nduga juga telah menyetujui permintaan tersebut.


Komentar Pembaca
Evakuasi Taft Tenggelam

Evakuasi Taft Tenggelam

JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 20:36:00

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

JUM'AT, 08 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

HSE TSE Pertamina Sungai Gerong Terbakar

HSE TSE Pertamina Sungai Gerong Terbakar

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 09:33:00



The ads will close in 10 Seconds