>

Inalum Kuasai 51 Persen Saham dan Dosa Freeport

Oleh: Yusri Usman

Ekonomi  MINGGU, 23 DESEMBER 2018 , 17:26:00 WIB

Inalum Kuasai 51 Persen Saham dan Dosa Freeport
Sebaliknya, berdasarkan harga Perticipating Interest 40 persen milik Rio Tinto dengan batasan valuasi sampai dengan tahun 2041 oleh Morgan Stanley memberikan nilai USD 3,6 miliar, DB  USD 3,3 miliar, HSBC USD 3,85 miliar , UBS USD 4 miliar dan RBC menilai USD 3,73 miliar.

Valuasi yang dijadikan dasar PT Inalum bisa menimbulkan masalah besar dengan adanya dugaan mark up. Mengingat atas dasar perhitungan valuasi PI Rio Tinto barbasiskan kontrak karya tahun 1991, valuasi potensi di blok A dan Blok B. Padahal sangat jelas, surat menyurat yang keluar dari  ESDM, partisipasi Rio Tinto bukan ditujukan untuk Blok A atau existing block. Bisa jadi pemerintah saat itu justru berpikir dengan visi ke depan. Rio Tinto secara tidak langsung diminta untuk melakukan eksplorasi di Blok B.

Surat Menteri Pertambangan dan Energi IB Sujana nomor 1826/05/M.SJ/1996 tanggal  29 April 1996 dan surat Menteri Keuangan nmr S - 176 / MK.04/1996 tanggal 1 April 1996 oleh Marie Muhammad yang ditujukan kepada CEO Freeport Mc Moran, jelas tertulis dan sekaligus dipertegas pada point 3, yaitu bahwa imbalan atas investasi sebesar USD 850 juta tersebut antara lain adalah PT FIC akan mengalihkan 40 persen dari hak perusahaan RTZ yang akan didirikan di Indonesia, (tidak termasuk hak dan kewajiban yang sudah ada pada tahap ekploitasi pada wilayah kontrak karya blok A).

Dengan dasar surat ESDM dan Menteri Keuangan tersebut jelas dapat diterjemahkan bahwa pada dasarnya nilai awal RTZ sebesar USD 850 juta belum sama sekali meningkat di tahun ini, mengingat RTZ belum mendapatkan keuntungan dari produksi PTFI di Wilayah Operasi Blok A.

Dari sini dapat dicatat, terjadi pembodohan publik oleh lembaga keuangan yang dipakai Inalum yang menilai valuasi RTZ ada di kedua blok (A dan B). Ini semestinya menjadi pintu” masuk KPK agar tidak menimbulkan syak wasangka di ruang publik yang notabene memiliki sumber daya alam yang terkandung dalam PTFI. Mengingat kerugian yang terjadi bukanlah uang kecil bagi kondisi keuangan negara saat ini.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds