>

Ternyata, Perlindungan Hak Reproduksi Pekerja Perempuan Masih Lemah

Politik  MINGGU, 30 DESEMBER 2018 , 11:21:00 WIB

Ternyata, Perlindungan Hak Reproduksi Pekerja Perempuan Masih Lemah
RMOLSumut. Perlindungan hak reproduksi pekerja perempuan di Indonesia terbilang masih rendah.

Setidaknya begitu gambaran hasil survei Komite Perempuan IndustriALL Indonesia Council terkait perlindungan hak reproduksi buruh dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Survei ini dilakukan untuk memotret kondisi perlindungan hak reproduksi dan kesehatan keselamatan kerja dalam PKB. Survei dilakukan terhadap 186 serikat pekerja di tingkat perusahaan dan 186 PKB dari Federasi Afiliasi IndustriALL di Indonesia.

Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Kahar S Cahyono memaparkan, survei dilakukan dalam kurun waktu September-November 2018 di sektor industri kimia, energi, garmen, tekstil, sepatu, farmasi, metal, elektronika, kosmetik, pulp, dan kertas.

Adapun sebaran perusahaan yang disurvei adalah 85 Perusahaan Modal Asing (PMA), 70 Perusahaan Modal Dalam Negeri (PMDN), dan 13 merupakan perusahaan Joint Venture.


Komentar Pembaca
Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Youth Enterpreneur Summit 2019

Youth Enterpreneur Summit 2019

SENIN, 08 APRIL 2019 , 11:26:00

PWI Sumut Apresiasi Asian Agri

PWI Sumut Apresiasi Asian Agri

KAMIS, 09 MEI 2019 , 18:24:00



The ads will close in 10 Seconds