>

Golput Sebagai Renungan Bersama

Oleh Fikri Mubarak

OPINI  JUM'AT, 18 JANUARI 2019 , 09:37:00 WIB

Golput Sebagai Renungan Bersama

ilustrasi/net

MEMASUKI awal tahun 2019, perhelatan pesta demokrasi semakin di depan mata. Keikutsertaan setiap warga negara Indonesia dalam pemilihan umum merupakan tanggung jawab setiap orang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam setiap penyelenggaraan pemilihan umum, partisipasi pemilih sering menjadi isu bersama karena berkaitan dengan seberapa banyak warga yang hadir untuk memberikan suara di TPS.

Partisipasi memilih menjadi salah satu kebutuhan agar keberlanjutan demokrasi dan sistem politik tidak mengalami hambatan. Hal inilah yang menyebabkan gelombang golput harus tetap menjadi perhatian semua kalangan, guna menunjang pertumbuhan demokrasi Indonesia kearah yang lebih baik. Terlebih pada pemilu 2019 ini, kita akan melaksanakan pemilu serentak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden/ DPD/ DPR RI/ DPRD tingkat I dan II.

Istilah Golput di Indonesia bermula dari gerakan golongan putih yang melakukan protes atas penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) pada masa Orde Baru tahun 1971. Gerakan golput ini dianggap sebagai gerakan politis dan bukan merupakan bentuk dari apatisme politik. Sedangkan golput sebagai wujud apatisme politik adalah ketika seseorang memilih untuk tidak memilih hanya karena tidak peduli pada situasi politik yang terjadi, dan hal ini tentu merugikan proses demokrasi. Argumentasi golput yang tidak tepat tersebut seringkali didasari pada anggapan bahwa memilih bukanlah kewajiban.  Secara konstitusional memilih adalah hak, sehingga sikap untuk tidak memilih tidak boleh dilarang.

Beberapa faktor yang menyebabkan golput masih menjadi permasalahan klasik pada setiap penyelenggaran pemilu antara lain,

Pertama, masih ada masyarakat yang tidak terdaftar, tidak mendapat kartu pemilih atau kartu undangan belum sampai. Dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pengecekan data diri, apakah yang bersangkutan sudah terdaftar sebagai DPT.


Komentar Pembaca
Mandailing Style

Mandailing Style

SENIN, 22 APRIL 2019

Pencoblosan Ngawur Di Malaysia

Pencoblosan Ngawur Di Malaysia

SABTU, 13 APRIL 2019

Inovasi Sandi Merambat Ke Kaum Milenial
Presiden Sebaiknya Keluarkan Instruksi dan Maklumat
Saatnya Dua Jenderal Umat Turun Gunung
Dampak Elektoral Kasus Romi

Dampak Elektoral Kasus Romi

MINGGU, 24 MARET 2019

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Youth Enterpreneur Summit 2019

Youth Enterpreneur Summit 2019

SENIN, 08 APRIL 2019 , 11:26:00



The ads will close in 10 Seconds