>

Oposisi dan Koalisi Di Mata Hukum Indonesia

Oleh : Alwi Hasbi Silalahi

OPINI  KAMIS, 31 JANUARI 2019 , 12:05:00 WIB

Oposisi dan Koalisi Di Mata Hukum Indonesia

Alwi Hasby Silalahi/RMOLSumut

Negara Indonesia adalah negara hukum, hal ini merupakan sebuah ketentuan yang dituliskan dalam pasal 1 ayat 3 Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia. Ketentuan itu kemudian menjadi sebuah legitimasi yuridis, dan pemberi pesan kepada semua aspek kehidupan di Indonesia diikat dalam sebuah ketentuan hukum.

Sebagai negara hukum, Indonesia kemudian dihadapkan dalam keharusan  pelaksanaan penegakan hukum yang adil dan berorientasi kepada kebenaran. Hal ini kemudian diwujudkan dalam sebuah gagasan pelaksanaan supremasi hukum, artinya hukum memiliki kekuatan super sebagai sebuah aturan main.  Negara hukum tidak dapat terealisasi jika supremasi hukum tidak berjalan.

Namun salam perjalanannya, pelaksanaan supremasi hukum kian tak terbentuk di Indonesia. Sangat akrab ditelinga masyarakat Indonesia bahwa hukum itu "tumpul keatas tajam kebawah", hal ini terbukti dengan banyaknya ketimpangan dalam hal proses penegakan hukum di Indonesia.

Sebagai sebuah contoh, Pada 19 November 2009, nenek Minah yang berusia 55 tahun kala itu dihukum oleh Pengadilan Negeri Purwokerto selama 1 bulan 15 hari penjara dengan masa percobaan 3 bulan. Nenek Minah dinyatakan bersalah karena memetik 3 buah kakao di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan (RSA), Ajibarang, Banyumas.

Disisi yang lain kasus bank Century mangkrak hingga puluhan tahun, pencurian uang negara hingga 4,5 triliun rupiah itu belum menemukan titik cerah. Hal ini mengindikasikan kemampuan para tersangka dengan segala kemampuan ekonomi yang dimilikinya untuk mengelak dari proses hukum, sangat berbeda dengan kasus nenek Minah yang tergolong dalam kelompok miskin tadi.


Komentar Pembaca
Mandailing Style

Mandailing Style

SENIN, 22 APRIL 2019

Pencoblosan Ngawur Di Malaysia

Pencoblosan Ngawur Di Malaysia

SABTU, 13 APRIL 2019

Inovasi Sandi Merambat Ke Kaum Milenial
Presiden Sebaiknya Keluarkan Instruksi dan Maklumat
Saatnya Dua Jenderal Umat Turun Gunung
Dampak Elektoral Kasus Romi

Dampak Elektoral Kasus Romi

MINGGU, 24 MARET 2019

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Youth Enterpreneur Summit 2019

Youth Enterpreneur Summit 2019

SENIN, 08 APRIL 2019 , 11:26:00



The ads will close in 10 Seconds