>

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Oleh Prof Dr. H.Hasim Purba, SH.MHum

OPINI  SELASA, 05 MARET 2019 , 07:46:00 WIB

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Prof. Hasim Purba/RMOLSumut


Bagaimana Kiprah dan Kepedulian Mahasiswa Saat Ini

Pasca gerakan Reformasi tahun 1998, terlihat dan faktual gerakan mahasiswa  Indonesia dan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai permasalahan sosial, permasalahan kehidupan masyarakat/rakyat kecil, permasalah kehidupan bangsa, permasalahan ekonomi yang menghimpit kehidupan kebanyakan rakyat, permasalahan penegakan hukum dan keadilan, permasalahan politik, permasalahan budaya, bahkan permasalahan pertahanan keamanan nyaris tak terdengan lagi.

Spirit dan peran sejarah yang ditampilkan para aktivis-aktivis mahasiswa pada saat Reformasi dan sebelumnya ternyata tidak terwariskan kepada mahasiswa saat ini. Berbagai peristiwa nasional, internasional, maupun isu-isu sosial kedaerahan saat ini yang semuanya harusnya wajib mendapat respon dari Mahasiswa Indonesia baik secara personal maupun secara secara institusiona ternyata berlalu begitu saja, yang boleh dikatakan Mahasiswa Indinesia telah alpa dari peran dan kewajibannya sebagai mahasiswa untuk merespon berbagai persoalan yang menghimpit rakyat dan bangsa Indonesia saat ini.

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus  seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih  ada, kalau ada dimana mereka saat ini, Kalau masih ada apa yang mereka lakukan saat ini, apakah mereka masih punya soscial responsibility terhadap berbagai persoalan kehidupan rakyat, permasalahan bangsa yang semakin terpuruk dan mengancam eksistensinya. Atau apakah mereka tidak faham alias gagal faham tentang persoalan yang ada saat ini.

Ataukah mereka telah berobah jati dirinya dari jati diri Mahasiswa Indonesia yang dari masa ke masa tetap eksis menunjukkan rasa tanggung jawabnya terhadap bangsa Indonesia menjadi mahasiswa yang abai terhadap persoalan rakyat/masyarakat sebagai ibu kandungnya, abai terhadap eksistensi bangsa yang kelak akan diwarisinya. Ataukah mereka masih tetap tertidur pulas dengan hiasan mimpi siang bolong yang kosong melompong. Atau mereka sudah berpuas diri dengan kehidupan hedonisme yang menawarkan kesenangan sesaat. Mudah-mudahan mereka segera terbangun dari tidur panjang dan bangkit menyelamatkan bangsa dan negara ini.

Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds