Membangkitkan Peran Mahasiswa Mengawal Pemilu 2019

Oleh Prof Dr. H.Hasim Purba, SH.MHum

OPINI  RABU, 06 MARET 2019 , 09:22:00 WIB

Membangkitkan Peran Mahasiswa Mengawal Pemilu 2019

Prof Hasim Purba/RMOLSumut


 MOMENTUM perhelatan Nasional yakni Pemilu serentak  Pilpres dan Pileg tahun 2019 tepatnya tanggal 17 April 2019 yang akan datang hanya tinggal hitungan hari. Berbagai permasalahan yang timbul dan belum terselesaikan, mulai kesiapan penyelenggara (jajaran KPU dan Jajaran Bawaslu), kesiapan masyarakat, pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang arti pentingnya Pemilu dalam  kehidupan berbangsa dan bernegara serta masa depan eksistensi negara dan bangsa ini, integritas dan kejujuran penyelenggara, netralitas dan kejujuran Aparatur Negara seperti Anggota Kepolisan Negara RI, Anggota TNI, Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Daerah, sampai kepada Lurah, Kepala Desa, Kepala Dusun/Kepala Lingkungan.

Selain itu berbagai isu-isu yang berkembang dan beredar di berbagai media massa dan media sosial tentang praktek-praktek kecurangan proses pelaksanaan pemilu yang sampai saat ini belum pernah diklarifikasi oleh pihak-pihak yang berwenang baik Penyelanggra Pemilu maupun Pemerintah secara clear alias tuntas, semua isu-isu yang muncul dan melanda informasi yang diterima publik dibiarkan  semakin memperkeruh suasana. Isu pemilih ganda, pemilih siluman, pemilih WNA yang mendapat e-KTP, bahkan dugaan praktek money politic dengan berbagai modus seperti bagi-bagi sembako menjadi tontonan yang sangat tidak bermoral, tidak mendidik dan merendahkan martabat bangsa benar-benar telah jauh dari akal sehat.

Disamping itu praktek intimidasi, tekanan dengan berbagai cara termasuk penggunaan instrumen hukum kepada pihak-pihak yang dianggap berseberangan dengan rezim Petahana terus berkelanjutan. Semua ini telah menimbulkan gonjang-ganjing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara... Mau kemana dibawa bangsa ini...???.

Apa Akar Persoalan  Gonjang Ganjing Ini ?
Melihat praktek berbangsa dan bernegara saat ini tentunya kita sudah masuk pada tahap yang mengkhawatirkan. Andaikan para Pendiri dan Pejuang Syuhada Bangsa ini masih hidup, tentunya mereka pasti menangis dan bersedih melihat para generasi penerusnya yang diberi amanah memimpin dan mengelola bangsa ini bukan lagi meneruskan dan melanjutkan cita-cita luhur sewaktu mereka mempertaruhkan jiwa, raga dalam merebut kemerdekaan dari tangan bangsa penjajah. Tidak lagi memegang teguh amanah, moral bangsa, nilai-nilai luhur, adab/akhlak kehidupan yang dibangun berdasarkan Idiologi Pancasila.


Komentar Pembaca
Ribuan Santri Demo Fadli Zon

Ribuan Santri Demo Fadli Zon

JUM'AT, 08 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

HSE TSE Pertamina Sungai Gerong Terbakar

HSE TSE Pertamina Sungai Gerong Terbakar

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 09:33:00

Berastagi Scouting Challenges

Berastagi Scouting Challenges

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 10:13:00



The ads will close in 10 Seconds