>

Ada 'Reinvensi Melayu' Di Festival Antropologi FISIP USU 2019

Budaya  SELASA, 02 APRIL 2019 , 10:59:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Ada 'Reinvensi Melayu' Di Festival Antropologi FISIP USU 2019

Foto/RMOLSumut

RMOLSumut. Antropologi sebagai ilmu yang berkonsentrasi pada kebudayaan dituntut untuk terus menjaga agar nilai-nilai budaya agar senantiasa muncul ditengah masyarakat. Salah satunya yakni dengan mempertontonkan bagian-bagian dari adat dan membincangkan berbagai makna dibalik bagian dari adat tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua Departemen Antropologi FISIP USU DR Fikarwin Zuska dalam sambutannya pada acara Festival Antropologi FISIP USU 2019 'Reinvensi Melayu' yang digelar di Aula FISIP USU, Jalan DR Sofyan No 1, Kampus USU, Medan, Selasa (2/4/2019).

Fikarwin menjelaskan thema Reinvensi Melayu yang diusung pada Festival Antropologi ini lahir dari berbagai kerinduan untuk memunculkan kembali berbagai adat Melayu yang saat ini semakin tergerus. Bukan hanya mempertontonkan beberapa pertunjukan yang menjadi bagian dari budaya Melayu, namun juga akan diperbincangkan secara akademis.

"Kita akan memperbincangkan adat Melayu. Ada kuliner, tarian, pantun dan lainnya. Apakah ini Melayu atau Hibridisasi dengan budaya lain?. Mari kita membincangkan Melayu,. Untuk kedepannya mungkin kita akan membincangkan juga budaya dari etnis lain," ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Festival Antropologi 2019 Drs Zulkifli Rani. Menurutnya kegiatan ini menjadi penting sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan kalangan mahasiswa terhadap budaya lokal yang sangat beragam di Sumatera Utara.


Komentar Pembaca
Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Youth Enterpreneur Summit 2019

Youth Enterpreneur Summit 2019

SENIN, 08 APRIL 2019 , 11:26:00



The ads will close in 10 Seconds