>

Begini Aturan UU Soal Siapa Yang Jadi Pemenang Pilpres

Politik  SABTU, 20 APRIL 2019 , 14:49:00 WIB

RMOL. Proses pemungutan suara Pilpres 2019 memang sudah usai, saat ini publik sedang menanti siapa presiden terpilih untuk mengisi jabatan pada periode 2019-2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan penghitungan dan diperkirakan tidak akan cepat dalam merampungkan hasil hitungan itu.

Soal siapa menjadi pemenang, ada beberapa pihak yang memandang hasil hitung cepat sebagai pedoman, dan menilai paslon 01, Joko Widodo-Maruf Amin sebagai juara. Namun di sisi lain, paslon 02 dengan berpedoman hasil hitungan internal lewat penghitungan C1 mengaku berbeda dan mengklaim kemenangan.

Sebetulnya, negara sudah menjelaskan aturan main soal pemenang pilpres. Aturan main pemenang pilpres tercantum dalam UUD 1945 dan UU 42 Tahun 2008.

Dalam Pasal 6A Ayat 3 UUD1945, pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara disetiap provinsi yang tersebar dilebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Lalu dalam Ayat 4, dalam hal tidak ada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, dua pasangan calon yang memperoleh  suara terbanyak  pertama dan kedua dalam pemilihan umum dipilih oleh rakyat secara langsung dan pasangan yang memperoleh suara rakyat terbanyak  dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds