>

Begini Aturan UU Soal Siapa Yang Jadi Pemenang Pilpres

Politik  SABTU, 20 APRIL 2019 , 14:49:00 WIB

Dalam UU 42 Tahun 2008, pemenang pilpres adalah pasangan calon  yang  memperoleh  suara lebih dari 50 persen dari  jumlah suara dalam pilpres dengan sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia. Hal itu tertulis dalam Pasal 159 Ayat 1 UU 42/2008.

Sementara, lanjutan aturan pemenang soal pilpres ini adalah yang tercantum pada Pasal 159 Ayat 2 UU 42/2008, dengan bunyi, dalam  hal  tidak ada paslon terpilih sebagaimana dimaksud pada ayat  1, dua  paslon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dipilih kembali oleh rakyat secara langsung dalam pilpres. Atau aturan ini mensyaratkan ada putaran kedua bila tidak ada yg mencapai suara lebih dari 50 persen.

Namun, menurut Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, pasal 159 ayat 1 dan 2 tersebut tidak berlaku bila pilpres hanya diikuti oleh dua paslon.

"Kalau jumlah pasangannya cuma dua, tidak dibutuhkan syarat persentase dan persebaran suara. Siapa yang mendapatkan suara yang terbanyak, dia yang menjadi calon terpilih. Putusan MK 3 Juli 2014," jelas Refly, Sabtu (20/4).

Ditelusuri, apa yang disebut Refly benar adanya. Soal perubahan dari MK, Mahkamah menyatakan Pasal 159 Ayat 1 UU Pilpres inkonstitusional bersyarat sepanjang pilpres hanya diikuti dua pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden.
 

Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds