Begini Aturan UU Soal Siapa Yang Jadi Pemenang Pilpres

Politik  SABTU, 20 APRIL 2019 , 14:49:00 WIB

Dengan begitu, pelaksanaan pilpres yang hanya diikuti dua pasangan calon dipastikan bakal berlangsung satu putaran dengan mekanisme suara terbanyak. Syarat sebaran 20 persen telah dinyatakan tidak berlaku.
 
Pasal 159 Ayat 1 UU Pilpres bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai tidak berlaku untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden yang hanya terdiri dari dua pasangan calon,” tutur Ketua Majelis MK Hamdan Zoelva saat itu.

Putusan MK soal hal ini bernomor 50/PUU-XII/2014.

Uji materi UU Pilpres itu diajukan tiga pemohon yakni Forum Pengacara Konstitusi, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), dan dua orang advokat atas nama Sunggul Hamonangan Sirait dan Haposan Situmorang. Ketiga pemohon meminta tafsir atas syarat sebaran perolehan suara 20 persen dalam Pasal 159 Ayat 1 UU Pilpres dihubungkan dengan Pasal 6A ayat 3 dan 4 UUD 1945 demi kepastian hukum.

Sekadar informasi, Pasal 159 ini kembali ramai diperbincangkan lantaran dalam pilpres kali ini, hitung cepat menunjukkan Jokowi-Maruf memperoleh suara lebih dari 50 persen. Namun belum tentu mendapat sebaran suara 20 persen di setengah jumlah provinsi di Indonesia. Apalagi ditambah suara paslon 01 itu tidak sampai 20 persen di Aceh dan Sumatera Barat. [krm]
 

Komentar Pembaca
Bintang Kejora Dijahit Belanda

Bintang Kejora Dijahit Belanda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 09:02:00

Bobby Nasution Dan Sutrisno Pangaribuan

Bobby Nasution Dan Sutrisno Pangaribuan

MINGGU, 28 JULI 2019 , 15:14:00

Turun Jumpai Buruh

Turun Jumpai Buruh

RABU, 28 AGUSTUS 2019 , 09:31:00