>

Mandailing Style

Oleh: Sohibul Anshor

OPINI  SENIN, 22 APRIL 2019 , 12:33:00 WIB

Mandailing Style

Sohibul Anshor/Net

SURAT Dahlan Hasan Nasution memberitahu seluruh rakyat Indonesia tentang beban berat dan tekanan psikologis yang dirasakannya sebagai Bupati Mandailing Natal (Madina) dalam memenangkan Jokowi untuk jabatan Presiden periode kedua melalui pemilu 2019.

Surat Dahlan Hasan Nasution bertanggal 18 April 2019 itu juga sekaligus menunjukkan contoh betapa buruknya pemahaman bernegara di kalangan pejabat publik di Indonesia yang dapat dibuktikan dengan betapa kaburnya bagi mereka batas sebagai Presiden RI dan Calon Presiden RI yang pada saat ini keduanya memang berpadu di dalam satu diri (Jokowi). Amat diyakini hal ini terjadi hampir di semua level pemerintahan.

Secara administratif kesalahan fatal pertama surat Dahlan Hasan Nasution terlihat mulai dari anilea pertama ketika ia menegaskan pemilu di Mandailing Natal tidak seperti yang diharapkan. Jika ia sadar sedang berbicara atau berkirim surat kepada Presiden RI, laporannya sudah sangat memadasi ketika pelaksanaan pemilu di Madina berlangsung jurdil dan berintegritas.

Presiden RI Jokowi semestinya tidak pada posisi dipaksa bersedih jika hasilnya tidak memihak kepada Capres Jokowi, karena pada hakekatnya keduanya berbeda.

Dahlan Hasan Nasution tidak tahu bahwa sebagai Presiden RI Jokowi adalah kepala pemerintahan yang mengangkat dan memberhentikan menteri, menetapkan Peraturan Pemerintah untuk menjalankan Undang-undang sebagaimana mestinya, melaksanakan APBN, dan program pembangunan.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds