Kami Sudah Gelar Syukuran Kemenangan Prabowo-Sandi Di Sumut

OPINI  KAMIS, 25 APRIL 2019 , 15:45:00 WIB

Kami Sudah Gelar Syukuran Kemenangan Prabowo-Sandi Di Sumut

Asrul Kidam/Net

RABU, 24 April 2019, Seknas Prabowo Sandi Sumatera Utara telah melaksanakan Syukuran atas kemenangan Bapak H. Prabowo Subianto dan H. Sandiaga Uno dalam kontestasi Pilpres 2019 dan Insyaa Allah akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

Tidak ada yang salah dengan acara syukuran ini, mungkin sebagian orang beranggapan terlalu terburu-buru atau premature, tetapi salahkah kami ketika kami ingin merefleksikan hasil kerja keras dan cerdas yang kami yakini, dengan dukungan berbagai fakta bahwa yang kami dukung paslon 02 berhasil memenangkan pilpres ini. Kegembiraan kami atas kerja keras relawan Pemenangan Prabowo Sandi selama lebih kurang delapan bulan, yang hari ini hasilnya sudah kita raih dan juga kita menyahuti deklarasi kemenangan dari Bapak Prabowo Subianto.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua BPP Prabowo Sandi Bapak Gus Irawan Pasaribu dan juga sahabat-sahabat relawan lainnya seperti Rabu Biru Indonesia, Sekber Melati, Satgas Sekber Sumatera Utara dan yang lainnya, semuanya menyampai kan refleksi kemenangan dengan yel-yel Prabowo Presiden dan Indonesia Menang.

Terlalu banyak kebohongan dan kecurangan yang dipertontonkan dalam Pemilu kali ini, dan sangat-sangat arogan, seperti kertas suara yang dicoblos lebih awal dan pencurian kertas C1 dan tragisnya hal ini seperti dibiarkan saja. Kita seperti berhadapan dengan tembok, sampai saat ini belum ada pengaduan dari kecurangan itu yang segera diproses.

Hal ini jika terus dibiarkan akan menimbulkan distrust di kalangan masyarakat kepada aparat, tentunya hal ini akan merugikan kita sendiri, dan lebih jauh lagi akan berimbas kepada kehidupan demokrasi di negri ini. Kita hanya bisa berharap sebagai benteng terakhir untuk mengembalikan arah demokrasi yang benar dan bermartabat adalah kalangan kampus yang masih mempunyai integritas dan pemikiran murni dan belum terkontaminasi oleh hal-hal pragmatisme, walau banyak intelektual yang sudah berada diluar mereka hanya bersuara untuk kepentingan pribadinya, sehingga yang disuarakan tidak lebih dari faktor take and give.


Komentar Pembaca
Independence Competition

Independence Competition

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019

Jempolmu Harimaumu

Jempolmu Harimaumu

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019

Revolusi Wanita

Revolusi Wanita

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019

Perencanaan Komunikasi Dalam Pengembangan Potensi Wisata Di Kabupaten Siak Riau
Komunikasi Pariwisata Di Desa Jati Baru Kecamatan Bunga Raya
Referendum Papua, Mungkinkah?

Referendum Papua, Mungkinkah?

SELASA, 20 AGUSTUS 2019

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

Bersih-Bersih Sungai

Bersih-Bersih Sungai

SELASA, 25 JUNI 2019 , 13:15:00

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

RABU, 24 JULI 2019 , 17:41:00

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

RABU, 24 JULI 2019 , 15:31:00