PKS Muda Dorong Pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu

Politik  JUM'AT, 03 MEI 2019 , 21:48:00 WIB

PKS Muda Dorong Pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu

Pipin/Net

. Jurubicara PKS Muda Bidang Politik, Pipin Sopian mendorong pembentukan panitia khusus (Pansus) terkait Kecurangan Pemilu 2019.

"Kita melihat bahwa Pemilu kali ini marak akan kecurangan, entah karena human eror atau human order, ini Pemilu terceroboh dan tercurang. Kami mendorong untuk pembentukan Pansus Kecurangan Pemilu guna mencegah terjadinya kecurangan pada pesta demokrasi kita ini," ungkap Pipin di PKSMuda Talks bertajuk "Pemilu 2019: Tragedi Demokrasi?" di DPP PKS Jakarta Selatan, Jumat (3/5).

Pipin menyebutkan, kecurangan telah terjadi jauh sebelum penghitungan suara. Ia mengatakan, adanya temuan DPT ganda merupakan salah satu bentuk kecurangan yang tidak termaafkan. "Masalah DPT, ditemukan data ganda, keanehan, kerancuan, dari situ saja sudah aneh," katanya.

Selain itu, adanya petahana yang tidak cuti dari jabatannya membuat peluang menyalahgunakan kewenangan jabatan untuk kampanye sangat besar. Hal ini menurut Pipin, menunjukan adanya ketimpangan hukum yang diterapkan KPU kepada peserta Pemilu 2019.

"Ketika masa kampanye, petahana melakukan cuti seenak hatinya. Akibatnya, petahana dapat menggunakan kewenangannya untuk kampanye, sedangkan untuk calon penantang, untuk izin kampanye saja dipersulit, kan ini menunjukan ketimpangan," terang Pipin.


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

Bersih-Bersih Sungai

Bersih-Bersih Sungai

SELASA, 25 JUNI 2019 , 13:15:00

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

RABU, 24 JULI 2019 , 17:41:00

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

RABU, 24 JULI 2019 , 15:31:00