>

Zakat Dan Pemanfaatannya (Bagian II)

Oleh: AR Piliang

OPINI  MINGGU, 05 MEI 2019 , 09:46:00 WIB

Zakat Dan Pemanfaatannya (Bagian II)
إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاء وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ (التوبة: ٦٠)
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana (QS. 9:60)
بُنِيَ الإِسْـلاَمُ عَلَى خَـمْسٍ شَهَدَةً اَنْ لاَ إِلٰـهَ إِلاَّ اللّـهُ وَاَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُه’ وَرَسُـوْلُه’ وَإِقَامِ الصَّلاِةِ وَإيتـَاءِ الزَّكَاةِ وَحِجُّ الْبَيْتِ  وَصَوْمِ رَمَضَانِ  (رواه مسلم)

Islam itu dibangun diatas lima fondasi yakni: Bersaksi/menyatakan bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad itu hamba dan Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berhajji ke baitullah dan berpuasa pada bulan Ramadhan.

Secara spesifik Rasulullah SAW menempatkan zakat sebagai salah satu pilar utama pembangun-an kehidupan masyarakat muslim. Zakat merupakan gambaran bagaimana kehidupan ekonomi sosial masyarakat islam dibangun.

Dengan zakat diharapkan akan tercipta suatu suasana kehi-dupan sosial ekonomi masyarakat yang harmonis.
Zakat dapat meniadakan sekat-sekat psikologis antara yang kaya dengan yang miskin dan papa.

Komentar Pembaca
Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Youth Enterpreneur Summit 2019

Youth Enterpreneur Summit 2019

SENIN, 08 APRIL 2019 , 11:26:00

PWI Sumut Apresiasi Asian Agri

PWI Sumut Apresiasi Asian Agri

KAMIS, 09 MEI 2019 , 18:24:00



The ads will close in 10 Seconds