>

KPK Didesak Fokus Pencegahan Dan Pecat Novel Baswedan

Politik  JUM'AT, 10 MEI 2019 , 11:05:00 WIB

KPK Didesak Fokus Pencegahan Dan Pecat Novel Baswedan

Foto/RMOL

RMOLSumut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga terhormat dan ujung tombak pencegahan dan pemberantasan korupsi kini sudah mulai tidak independen.

"KPK diduga terlibat dalam kepentingan politik dan konstelasi Pilpres," kata koordinator aksi Gerakan Bersihkan (Geber) KPK, Achmad di halaman Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/5).

Dalam aksinya, masa Geber KPK membawa dua spanduk besar bertulisan "Novel Baswedan Orang Kita Kata Waketum Gerindra Poyuono. Ayo Bersihkan KPK," dan "Main Politik Praktis, Segera Bersihkan KPK Dari Gerombolan Novel Baswedan".

Menurut mereka, KPK juga tebang pilih dalam hal penangkapan dan operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar dengan lebih banyak menyasar kelompok yang secara politik berseberangan dengan aktor-aktor di KPK yang memiliki interest politik pada salah satu capres.

Diduga kuat aktor yang membawa KPK tidak independen dan netral itu adalah penyidik senior KPK yakni Novel Baswedan. Novel diduga kuat berpihak pada paslon 02 dengan iming-iming diangkat menjadi Jaksa Agung jika menang. Hal ini yang diungkapkan Wakil Ketum Gerindra Arif Poyuono yang mengatakan ada 'orang kita' di KPK. Patut diduga kuat 'orang kita' itu adalah Novel Baswedan.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds