>

Minta Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi, Edy Rahmayadi Surati Menteri Pertanian

Pemerintahan  JUM'AT, 17 MEI 2019 , 09:55:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Minta Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi, Edy Rahmayadi Surati Menteri Pertanian

Edy Rahmayadi/RMOLSumut

RMOLSumut. Persoalan pengurangan jatah alokasi pupuk bersubsidi untuk Sumatera Utara (Sumut) sudah teratasi setelah respons cepat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Gubernur menyurati Kementerian Pertanian untuk meminta revisi kebutuhan pupuk bersubsidi di Sumut, sesuai dengan data luas baku lahan yang ada.

Gubernur kepada wartawan di Medan, Rabu (15/5/2019) mengatakan, pihaknya sudah menyurati Kementerian terkait kesalahan data luas baku lahan pertanian sehingga menyebabkan berkurangnya alokasi pupuk bersubsidi di Sumut. "Masalah ini sudah teratasi. Sebelumnya memang ada kesalahan data lahan sehingga alokasi pupuk Sumut dikurangi," ujar Edy Rahmayadi yang ditanyai wartawan usai menunaikan salat Zuhur di Masjid Agung.

Kemudian Edy Rahmayadi meminta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut Ir Dahler dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan M Azhar Harahap menjelaskan kepada wartawan.

Azhar yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut menjelaskan persoalan pengurangan alokasi pupuk bersubsidi berawal dari penetapan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, bahwa lahan di Sumut berkurang 171 ribu ha. Data ini menjadi acuan Kementerian Pertanian mengalokasikan pupuk bersubsidi.

"Sementara setelah kita lakukan pendataan di lapangan berdasarkan data seluruh PPL dan ditandatangani Kepala Desa dan camat, setelah ditotal lahan sawah kita 397 ribu ha, hanya kurang 37 ribu ha," jelas Azhar.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

Sidak Kantor Samsat

Sidak Kantor Samsat

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:19:00



The ads will close in 10 Seconds