Dituding Tak Salurkan Dana Saksi, Gus Irawan Buka-Bukaan Saat Buka Puasa

Peristiwa  MINGGU, 19 MEI 2019 , 14:16:00 WIB | LAPORAN: ROBEDO GUSTI

Dituding Tak Salurkan Dana Saksi, Gus Irawan Buka-Bukaan Saat Buka Puasa

Gus Irawan Pasaribu/RMOLSumut

Gus Irawan Pasaribu, Ketua Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Sumatera Utara Capres 02 Prabowo Subianto menggelar acara buka puasa bersama di rumahnya Komplek Taman Setia Budi Indah, Sabtu (18/5/2019). Dia sengaja mengundang semua relawan yang terlibat dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 17 April lalu.

Di hadapan relawan, Gus Irawan Pasaribu membuka semua informasi yang kerap menyudutkan keberadaan BPP. Hadir dalam acara itu para anggota DPR-RI terpilih dari wilayah Sumut seperti Prof. Djohar Arifin Husin dan M. Husni kemudian untuk DPR Provinsi Harun Mustafa, Azmi (Jemek), Yantoni Purba, dan Sri Kumala. Kemudian juga para relawan, emak-emak serta kaum millennial.

Saat memberi sambutan Gus Irawan langsung menyampaikan klarifikasinya soal opini dan isu yang menyudutkan BPP.

"Dalam beberapa hari ini BPP dituding tidak menyalurkan uang saksi kepada relawan senilai Rp9 miliar yang diberikan oleh BPN. Saya bersyukur informasi ini kemudian dikonfirmasi oleh Forum Umat Islam (FUI) Sumut terkait keberadaannya. Mereka datang ke BPP dan tabayyun ke saya. Mereka bertanya apakah benar ada dana dari BPN dan tidak disalurkan," jelasnya.

Menurut Gus Irawan, tentu saja dalam kesempatan bertemua FUI semua dijelaskannya. Jadi dana itu berasal dari DPP Gerindra ditujukan ke DPD Gerindra lalu disalurkan ke DPC. Dengan alokasi penyaluran tiap petugas koordinator desa memperoleh Rp300 ribu yang mengkoordinir 10 TPS. Kemudian ada saksi kecamatan yang mengkoordinir desa-desa tersebut sebesar Rp1 juta per kecamatan.
   
"Di Sumut kita alokasikan pada 444 kecamatan dan 6.110 desa. Lalu alokasi lainnya adalah Rp150.000 untuk dapur umum yang ada di 42.649 TPS. Jadi totalnya Rp9 miliar. Semua bukti penyerahan uangnya dan bukti transfer ada. Kami ini seperti petugas pos sebenarnya. Setiap titipan itu kita sampaikan kepada yang berhak," ungkapnya.

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

Bersih-Bersih Sungai

Bersih-Bersih Sungai

SELASA, 25 JUNI 2019 , 13:15:00

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

Pelantikan Siswa SMAN 1 Plus Matauli

RABU, 24 JULI 2019 , 17:41:00

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

Prabowo Diantara Megawati dan Puan

RABU, 24 JULI 2019 , 15:31:00