>

Dewan Pers Tak Tolerir Wartawan 'Minta-Minta' THR Ke Perusahan-Perusahaan

Peristiwa  MINGGU, 19 MEI 2019 , 15:43:00 WIB

Dewan Pers Tak Tolerir Wartawan 'Minta-Minta' THR Ke Perusahan-Perusahaan

Yosef Adi Prasetyo/Net

RMOLSumut. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah, Dewan Pers mengimbau instansi pemerintah dan swasta untuk tidak melayani permintaan Tunjangan Hari Raya  (THR) dalam bentuk apapun yang mungkin diajukan organisasi pers, perusahaan pers, atau wartawan.

"Hal ini untuk menghindari penipuan dan penyalahgunaan profesi wartawan oleh para oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan ataupun perusahaan pers," demikian Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo melalui surat imbauan bertanggal 13 Mei 2019.

Surat imbauan itu ditujukan kepada Menteri Sekretarias Negara, Sekretaris Jenderal DPR, Panglima TNI, Kepala  Kepolisian Republik Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Dalam Negeri, pimpinan badan usaha milik negara/daerah, pimpinan perusahaan, kepala biro hubungan masyarakat dan protokoler pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.

Yosep mengatakan sikap Dewan Pers ini dilandasi sikap moral dan etika profesi dalam menjaga kepercayaan publik, menegakkan integritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme kewartawanan. Sikap itu juga, kata dia, untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi yang marak saat ini.

"Dewan Pers tak bisa menolerir adanya praktik buruk di mana wartawan, perusahaan pers, atau organisasi wartawan yang banyak bermunculan belakangan ini meminta-minta sumbangan, bingkisan, ataupun tunjangan hari raya," kata Yosep.


Komentar Pembaca
Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

Luhut Beri Hormat Pada ibu Ani Yudhoyono

SABTU, 01 JUNI 2019 , 19:43:00

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

Istri Gubernur Sambangi Kaum Dhuafa

SABTU, 25 MEI 2019 , 22:41:00

PWI Sumut Apresiasi Asian Agri

PWI Sumut Apresiasi Asian Agri

KAMIS, 09 MEI 2019 , 18:24:00



The ads will close in 10 Seconds